Nama Mardiono Kembali Muncul untuk Diusulkan Menjadi Caketum di Muktamar X PPP

DPW PPP DIY secara resmi merekomendasikan Muhamad Mardiono sebagai calon ketua umum PPP pada Muktamar ke-X mendatang. Keputusan ini lahir dari Mukerwil yang menampung aspirasi mayoritas DPC se-DIY, meski ada satu perbedaan pandangan.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 15 September 2025, 09:35 WIB
Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menghadiri peluncuran Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/2/2025) (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Menjelang Muktamar ke-X Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merekomendasikan nama Muhamad Mardiono sebagai nama calon ketua umum periode berikutnya.

Adapun ini disebut sebagai hasil Musyawarah Kerja Wilayah yang dilaksanakan di Kantor DPW PPP DIY di Yogyakarta, Minggu (14/9/2025).

“Setelah melakukan Mukerwil kami menghasilkan beberapa rekomendasi, salah satunya mendukung Bapak Muhamad Mardiono untuk kembali menjadi ketum,” ujar Ketua DPW PPP DIY, Muhammad Yazid seperti dikutip dari siaran pers, Senin (15/9/2025).

Yazid menilai, Mukerwil menjadi pijakan penting dalam menentukan arah dukungan pada muktamar mendatang. Dia menyebut, arah dukungan telah dilakukan secara kolektif  berdasarkan pandangan umum dari masing-masing Dewan Perwakilan Cabang (DPC).

“Kami mendengar aspirasi dari bawah (akar rumput). Hasil Mukercab usulan dari para anggota, meyakini dan mayoritas mengusulkan Pak Mardiono untuk kembali ke memimpin di pusat. Walaupun ada satu DPC yang berbeda pendapat, akan tetapi DPW DIY tetap solid, loyal, dan tegak lurus dengan keputusan Muktamar," tegas Yazid.

 

Tak Ambisius

Sementara itu, Muhamad Mardiono yang sampai hari ini masih menjabat sebagai Plt Ketua Umum PPP mengaku tidak ambisius dalam memperebutkan posisi nomor satu di PPP walaupun dia menjadi calon terkuat dan mendapatkan dukungan dari berbagai daerah.

“Ketua umum bukan hanya jabatan, melainkan amanah untuk pengabdian dan perjuangan. Jadi tidak pantas kalau ini harus diperebutkan,” kata Mardiono saat ikut membuka Mukerwil DIY.

 

Ingatkan Tak Perlu Ada Konflik dan Dualisme

Mardiono berpesan, pada Muktamar PPP mendatang seluruh kader wajib menjaga marwah, tanpa konflik dan dualisme.

"Yang paling utama yang saya tekankan kepada seluruh kader agar jangan terjadi konflik dan kita semua harus kompak. Seluruh kader siap menyukseskan muktamar tanpa konflik," dia menandasi.

Sebagai informasi, Muktamar X PPP akan dilaksanakan pada 27-29 September 2025 di Jakarta.

Hingga kini, DPP PPP telah membentuk membentuk steering committee (SC) dan organizing committee (OC) untuk menyiapkan segala keperluan teknis seperti persiapan venue, kamar hotel, transportasi, serta bimbingan teknis bagi seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kader PPP di Indonesia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya