Daftar 56 Emiten Kena Denda Rp 50 Juta Imbas Belum Sampaikan Laporan Keuangan

56 perusahaan tercatat atau emiten dikenakan peringatan tertulis dan denda Rp 50 juta karena belum menyampaikan laporan keuangan per 30 Juni 2025.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 14 September 2025, 08:00 WIB
Pekerja melintas di dekat layar digital pergerakan saham di Gedung BEI, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan 56 perusahaan tercatat atau emiten belum menyampaikan laporan keuangan per 30 Juni 2025 yang tidak diaudit dan tidak ditelaah secara terbatas.

BEI pun mengenakan peringatan tertulis II dan denda Rp 50 juta kepada 56 perusahaan tercatat tersebut. Adapun dua perusahaan tercatat belum menyampaikan laporan keuangan interim per 30 Juni 2025 yang ditelaah secara terbatas oleh akuntan publik hingga 1 September 2025 dikenakan peringatan tertulis I. Kemudian 25 perusahaan tercatat akan menyampaikan laporan keuangan per 30 Juni 2025 yang diaudit oleh akuntan publik.

Adapun dari 1.007 perusahaan tercatat, 947 perusahaan tercatat wajib menyampaikan laporan keuangan per 30 Juni 2025. Tujuh perusahaan tercatat berbeda tahun buku dan 53 efek dan perusahaan tercatat tidak wajib laporan keuangan interim per 30 Juni 2025.

Sementara itu, 864 perusahaan tercatat atau emiten telah menyampaikan laporan keuangan interim per 30 Juni 2025. Satu perusahaan tercatat berbeda tahun buku yakni Januari telah menyampaikan laporan keuangan tahunan per 31 Juli 2025 (laporan keuangan triwulan II).

Selanjutnya tiga perusahaan tercatat berbeda tahun buku yakni Maret telah menyampaikan laporan keuangan interim per 30 Juni 2025 (laporan keuangan triwulan II). Kemudian tiga perusahaan tercatat berbeda tahun buku yakni Juni telah menyampaikan laporan keuangan interim per 31 Maret 2025 (laporan keuangan triwulan III).

 

Daftar 56 Perusahaan yang Kena Denda dan Peringatan Tertulis

Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 di Jakarta, Jumat (30/12/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 59 perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham sepanjang 2022. Pada penutupan perdagangan akhir tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lesu 0,14% atau 9,46 poin menjadi 6.850,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Berikut daftar 56 perusahaan tercatat yang belum menyampaikan laporan keuangan interim per 30 Juni 2025. Perusahaan tercatat atau emiten itu dikenakan peringatan tertulis II dan denda Rp 50 juta:

1. PT Tri Banyan Tirta Tbk (ALTO)

2. PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY)

3. PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI)

4. PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS)

5. PT Binakarya Jaya Abadi Tbk (BIKA)

6. PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI)

7. PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS)

8. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL)

9. PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF)

10. PT Cowell Development Tbk (COWL)

11. PT Capri Nusa Satu Properti Tbk (CPRI)

12. PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL)

13. PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH )

14. PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK)

15. PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA)

16. PT Aksara Global Development Tbk (GAMA)

17. PT Golden Plantation Tbk (GOLL)

18. PT HK Metals Utama Tbk (HKMU)

19. PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME)

20. PT Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL)

 

Saham IPPE hingga SBAT

Aktivitas pekerja di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Senin (3/1/2022). Pada pembukan perdagagangan bursa saham 2022 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung menguat 7,0 poin atau 0,11% di level Rp6.588,57. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

 

 21. PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE)

 22. PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY)

23. PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU)

24. PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI)

25. PT Koka Indonesia Tbk (KOKA)

26. PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP)

27. PT Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS)

28. PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA)

29. PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (MAGP)

30. PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT)

31. PT Mitra Pemuda Tbk (MTRA)

32. PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA)

33. PT Polaris Investama Tbk (PLAS)

34. PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP)

35. PT Pollux Properties Indonesia Tbk (POLL)

36. PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL)

37. PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU)

38. PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE)

39. PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO)

40. PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT)

 

Saham SIMA hingga ZBRA

Pialang memeriksa kacamata saat tengah mengecek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (9/9/2021). IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat 42,2 poin atau 0,7 persen ke posisi 6.068,22 dipicu aksi beli oleh investor asing. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

41. PT Siwani Makmur Tbk (SIMA)

42. PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk (SKYB)

43. PT Mitra Tirta Buwana Tbk (SOUL)

44. PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI)

45. PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL)

46. PT Sugih Energy Tbk (SUGI)

47. PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT)

48. PT Tianrong Chemicals Industry Tbk (TDPM)

49. PT Indosterling Technomedia Tbk (TECH)

50. PT Omni Inovasi Indonesia Tbk (TELE)

51. PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS)

52. PT Sunindo Adipersada Tbk (TOYS)

53. PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM)

 54. PT Triwira Insanlestari Tbk (TRIL)

55. PT Nusantara Inti Corpora Tbk (UNIT)

56. PT Dosni Roha Indonesia Tbk (ZBRA)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya