Cari Bibit Atlet Tenis, BOTC 2025 Cetak Rekor Peserta Terbanyak

Borobudur Open Tenis Championship 2025 mencatatkan jumlah peserta terbanyak dibanding edisi sebelumnya.

oleh ThomasDiperbarui 13 September 2025, 21:23 WIB
Peserta Borobudur Open Tenis Championship (BOTC) 2025

Liputan6.com, Jakarta- Borobudur Open Tenis Championship (BOTC) kembali digelar untuk membantu Indonesia menemukan bibit baru di tenis. BOTC 2025 mampu mencatatkan rekor peserta terbanyak. Ada 362 petenis yang ikut serta di turnamen yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta mulai 9 hingga 14 September ini.

Di BOTC 2025, ada sedikit perbedaan dengan edisi sebelumnya. Memasuki edisi kelima ini turnamen dibagi ke dalam tiga kategori yakni kategori A (veteran), kategori B (beginner), serta kategori C (untuk khusus junior).

"BOTC 2025 ini sudah yang kelima kalinya dan tentunya ini yang menarik, tahun ini kami ikut sertakan kejuaraan kelompok umur TDP series. TDP series artinya nantinya mereka akan memperbaiki peringkat nasional mereka," ucap Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP PELTI) Provinsi Jakarta Hari Nugroho dalam keterangan resminya.

BOTC 2025 menyediakan total hadiah Rp 51 juta. Untuk setiap kategori dikenakan biaya yang berbeda yakni biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp2.500.000 net untuk 6–9 pemain pada Kategori A dan B, serta Rp500.000 per peserta untuk Kategori C (Junior TDP).

Selain untuk melakukan pembinaan dan penjaringan atlet tenis nasional, BOTC 2025 sekaligus bagian dari peringatan Hari Olahraga Nasional ini yang jatuh 9 September lalu. BOTC 2025 diharapkan menjadi sarana mempererat hubungan industrial yang harmonis, sinergis, dan kondusif antara perusahaan dan karyawan.


18 Tim Peserta

"Harapan kami pertama kan sebenarnya kami bentuk kolaborasi antara hotel Borobudur dengan PELTI dan klub tenis yang ada di Jakarta. Ini bentuk kolaborasi secara industrial yang sangat baik," kata Hari.

Di Kategori A menggunakan sistem round robin dengan diikuti total 18 tim yang dibagi ke dalam empat pool.

Pertandingan di kategori ini terdiri dari tiga nomor yakni ganda putra (usia gabungan maksimal 100 tahun, minimal usia 45 tahun), ganda campuran (usia gabungan maksimal 110 tahun, minimal usia 50 tahun), dan ganda putra (usia gabungan maksimal 120 tahun, minimal usia 55 tahun).


Kategori Junior

Adapun pada kategori B menggunakan sistem round robin dimana diikuti 16 tim yang dibagi ke dalam empat pool, dengan batas maksimal usia peserta yakni 45 tahun.

Lalu di kategori C atau junior mempertandingkan tiga kategori kelompok umur yakni KU-12, KU-14, dan KU-16 dengan nomor tunggal putra dan putri.

Hadiah akan diberikan kepada juara di setiap kategori, baik di level menengah (Kategori A & B) maupun di level junior (Kategori C – TDP). Pembagian hadiah diharapkan dapat memotivasi seluruh peserta untuk tampil maksimal, sekaligus menjadi bentuk penghargaan bagi semangat sportivitas dan kerja keras para atlet.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya