Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Mukhamad Misbakhun menyatakan bangga terhadap kader SOKSI yang juga Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin masuk bursa Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora), namun menegaskan hal itu adalah hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.
"Kami bangga kalau itu memang menjadi pilihan Bapak Presiden. Kami sadar sepenuhnya bahwa posisi di kabinet itu sepenuhnya hak prerogatif Presiden. Kalau ada kader SOKSI yang dipilih, itu akan menjadi kebanggaan yang tersendiri, kebanggaan yang luar biasa bagi kami," kata Misbakhun di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Jumat (12/9) seperti dilansir Antara.
Advertisement
Misbakhun enggan berkomentar lebih lanjut soal kans Putri Komarudin ditunjuk sebagai Menpora, seraya menegaskan kembali bahwa hal itu adalah keputusan Presiden, namun menambahkan kader SOKSI senantiasa siap apabila diberi amanat oleh Presiden.
"Jadi kalau menurut saya etisnya itu jangan ditanya kepada yang bersangkutan (Putri Komarudin). Karena begini, itu adalah haknya Presiden. Saya yakin kalau Presiden menunjukkan sebagai warga negara yang baik, sebagai seorang kader yang baik, kader SOKSI pasti saya yakin Ibu Putri akan siap. Kita menyerahkan sepenuhnya kepada Bapak Presiden," ujarnya.
Masih Kosong
Diketahui dua kursi menteri kosong usai Presiden Prabowo mencopot Budi Gunawan dari jabatan Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) dan Dito Ariotedjo sebagai Menpora. Hingga kini, Prabowo belum melantik pengganti keduanya.
Presiden meminta untuk menunggu terkait Menko Polkam dan Menpora, mengingat dua kursi di puncak kementerian tersebut masih kosong.
Hal itu disampaikan Presiden Prabowo saat menjawab pertanyaan awak media soal kapan Kepala Negara akan melantik dua menteri tersebut, menyusul pelantikan dan perombakan susunan Kabinet Merah Putih yang telah dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta pada Senin (8/9).
“Ya nanti tunggu, tolong waktunya biar kalian ada semangat,” kata Presiden Prabowo menjawab media saat memberi keterangan di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Margaguna, Jakarta Selatan, Kamis (11/9).