Dibisiki Mantan Pemain, Adrien Rabiot Akhirnya Ungkap Proses Kepindahannya ke AC Milan

Mengingat keinginan besar Massimiliano Allegri untuk membawanya ke AC Milan, tidak akan mengejutkan jika Adrien Rabiot bisa langsung masuk ke dalam tim utama.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 13 September 2025, 12:00 WIB
Adrien Rabiot. Gelandang tengah berusia 27 tahun ini kini tengah menjalani musim ke-4 bersama Juventus sejak didatangkan dari PSG pada awal musim 2019/2020. Musim ini ia telah tampil dalam 14 laga di semua ajang bersama Juventus dengan torehan 5 gol. Bersama Timnas Prancis ia telah mengoleksi 29 caps dengan torehan 2 gol dan 1 assist sejak melakukan debut pada 15 November 2016. (AFP/Franck Fife)

Liputan6.com, Jakarta - Adrien Rabiot untuk pertama kalinya berbicara pada media, Jumat (12/9/2025), sejak bergabung dengan AC Milan. Bahkan, dia sempat mengungkapkan detail kepindahannya tersebut.

Kepindahan Rabiot sempat disinggung berulang kali dalam beberapa minggu pertama kehadiran Massimiliano Allegri di Milan. Namun, tidak ada yang benar-benar terjadi hingga akhir bursa transfer, dengan kesepakatan yang diselesaikan pada hari terakhir.

Gelandang tersebut juga baru tiba di Milano, karena tugasnya membela negaranya yang membuatnya absen selama jeda internasional. Meskipun demikian, ia tampaknya berada di posisi yang solid untuk memulai akhir pekan ini setelah tampil mengesankan di Milanello kemarin.

Mengingat keinginan Allegri untuk membawanya kembali sangat besar, tidak akan mengejutkan jika ia langsung masuk ke dalam tim utama. Lagipula, ia memberikan dimensi lain bagi Rossoneri ke depannya.

“Tentu saja, saya siap, saya sudah terlatih. Saya di sini untuk membantu. Jika pelatih menempatkan saya di lapangan, saya akan melakukan semua yang saya bisa untuk membantu tim menang,” kata Rabiot pada pers seperti disampaikan MilanNews.


AC Milan Memiliki Pelatih Berpengalaman

Kalau ingin pemain gratisan, Liverpool bisa mengejar Adrien Rabiot yang saat ini tidak memiliki klub. Pemain berusia 29 tahun tersebut telah membuktikan kemampuannya sebagai gelandang sangat baik untuk bermain di level teratas. Dia kabarnya tertarik berkarier di Premier League. (FRANCK FIFE / AFP)

Saat disinggung soal sosok Allegri. “Kami memiliki banyak kesamaan. Saya langsung akrab dengannya di Juve. Dia memiliki mentalitas yang tepat untuk menang; dia hidup untuk sepak bola, seperti saya. Kami memiliki hubungan yang hebat, bahkan setelah dia meninggalkan Juve, kami terus berbicara dan bahkan bertemu. Sebelum menjadi pelatih hebat, dia adalah orang yang hebat.”

Menurut Rabiot, tim ini memiliki anak-anak muda yang bersemangat untuk belajar, dan memiliki pelatih yang berpengalaman. Karenanya dia langsung merasa nyaman dalam latihan, lantaran suasananya positif. "Saya merasa semua orang sangat membantu, semua orang baik, bahkan kepada keluarga saya.”


Rabiot Ungkap Proses Transfernya ke AC Milan

Timnas Prancis memulai latihan sebagai persiapan pertandingan kualifikasi UEFA Nations League 2024/2025. Tampak dalam foto, gelandang timnas Prancis, Adrien Rabiot saat tiba di Clairefontaine-en-Yvelines pada 11 November 2024. (FRANCK FIFE/AFP)

Pada bagian lain Rabiot menceritakan bagaimana kesepakatan itu terjadi. Menurut dia, semua prosesnya sudah beres di hari-hari terakhir bursa transfer. Dan, sebenarnya juga ia sudah bicara dengan Allegri ketika pelatih itu tiba di Milan, tapi masih terikat kontrak dengan Marseille.

"Lalu, ketika kejadian di Marseille terjadi, pelatih menelepon saya kembali, menjelaskan proyeknya, dan akhirnya, semuanya berjalan cepat. Kami berhasil mencapai kesepakatan ini.”


Rabiot Yakin Pilihannya Sudah Tepat

Gelandang Marseille asal Prancis #25, Adrien Rabiot (kanan), melakukan operan yang dihadang oleh gelandang Rennes asal Prancis #21, Valentin Rongier, dalam pertandingan Liga 1 Prancis antara Stade Rennais FC dan Olympique de Marseille (OM) di stadion Roazhon Park di Rennes, Prancis barat, pada 15 Agustus 2025. (FRED TANNEAU/AFP)

Rabiot juga sempat mendapat masukan dari rekannya yang baru dan mantan pemain AC Milan lainnya. Salah satunya dari Maignan yang sangat memuji Milan, kemudia Theo juga mengatakan dirinya akan bahagia di sana karena ini keluarga besar.

"Saya tidak ingin bilang mereka meyakinkan saya karena ini klub besar, tapi tetap penting untuk mendapatkan masukan dari mereka yang sudah ada atau pernah ada di sini. Semua orang memuji Milan. Saya yakin saya membuat pilihan yang tepat.”

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya