Liputan6.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menegaskan komitmennya di bidang pendidikan dengan menaikkan kuota Program Beasiswa Pemuda Tangguh tahun 2025. Jika pada tahun sebelumnya hanya tersedia sekitar 3.500 kuota, kini jumlah penerima beasiswa meningkat signifikan menjadi lebih dari 5.000 mahasiswa.
Beasiswa ini difokuskan bagi mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Pendaftaran dibuka mulai 29 Agustus hingga 11 September 2025 untuk semester ganjil, dengan melibatkan 15 PTN yang menjalin kerja sama bersama Pemkot Surabaya.
Advertisement
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa pendidikan tinggi merupakan hak semua anak bangsa tanpa terkecuali.
"Karena itu, Pemkot Surabaya berupaya memberikan akses pendidikan tinggi yang lebih mudah melalui Beasiswa Pemuda Tangguh. Program ini diharapkan bisa meringankan beban pendidikan pemuda Surabaya, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu," jelasnya, Kamis (11/9/2025).
Lewat program ini, penerima beasiswa akan mendapat bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), uang saku bulanan, hingga biaya penunjang perkuliahan.
"Besaran bantuan ini disesuaikan dengan biaya UKT masing-masing PTN. Selanjutnya, uang saku bulanan, dan biaya penunjang perkuliahan," tambah Eri.
Eri juga menyebut Pemkot tengah mengkaji kemungkinan memperluas beasiswa ke perguruan tinggi swasta (PTS).
"Kami sedang mengkaji, kami (akan) lakukan untuk yang ada di perguruan tinggi swasta. Sehingga kami berharap anak-anak Surabaya yang hari ini mengalami kesulitan biaya dan tidak diterima di PTN, bisa kami bantu di PTS," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Surabaya, Hidayat Syah, menuturkan peningkatan kuota tahun ini didorong oleh tingginya minat masyarakat.
"Tahun lalu kuota kita hanya sekitar 3.500 mahasiswa. Untuk tahun 2025 ini pemkot menyediakan kuota lebih dari 5.000 (5.908) mahasiswa. Jumlah ini dibagi untuk dua semester, sehingga sekitar 2.779 mahasiswa akan diterima pada semester ganjil ini," jelasnya.
Pendaftaran kini bisa diakses secara daring melalui laman besmart.surabaya.go.id, dengan syarat utama antara lain ber-KTP Surabaya, mahasiswa aktif PTN, belum menikah, serta tidak sedang menerima beasiswa lain.
"Nanti, akan ada proses seleksi ketat untuk memastikan beasiswa ini tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan," ujar Hidayat.
Seleksi berkas berlangsung pada 12-25 September 2025, hasilnya diumumkan 26 September, sementara daftar ulang bagi penerima digelar 29 September hingga 1 Oktober 2025.
Calon pendaftar juga bisa memperoleh informasi lebih lanjut melalui laman besmart.surabaya.go.id, nomor WhatsApp 0821-3287-0798, atau akun Instagram resmi @surabaya.muda dan @disbuporaparsby.