Sinopsis Sinetron Asmara Gen Z Episode Rabu 10 September Pukul 17.00 WIB di SCTV, Blade Diserang

Sinopsis Sinetron Asmara Gen Z Episode Rabu 10 September Pukul 17.00 WIB di SCTV, Blade Diserang

oleh Tim ShowbizDiperbarui 10 September 2025, 16:46 WIB
Sinetron Asmara Gen Z tayang di SCTV. (dok. SCTV)

Liputan6.com, Jakarta - Akhirnya, Zara berdiri tepat di depan Fattah. Tanpa banyak mikir, dia langsung melingkarkan tangannya di leher cowok itu dan memeluknya erat. Wajahnya terlihat lega banget saat berkata pelan, “Makasih… buat semuanya. Aku bener-bener ngerasa tenang sekarang…”

Di sisi lain, Devon melangkah masuk ke ruang kerja Dominique. Gayanya tenang, sikapnya sopan. Ia sempat memberi hormat kecil ke Bu Anita sebelum menatap Dominique dan memberi laporan, “Blade… nggak bisa kita lacak.”

Beberapa detik kemudian, Axel muncul. Langkahnya pelan, tapi pasti. Pandangannya menyapu ruangan sebelum ia berbicara, “Blade tadi sempat diserang. Kemungkinan besar dia sekarang lagi sembunyi.”

Sementara itu, Raisa tampak gelisah berdiri di dekat pintu. Dia membelakangi ruangan, matanya tak lepas dari arah halaman. Lalu, terdengar langkah pelan mendekat. Mohan muncul — wajahnya kelihatan capek, tapi senyumnya tetap hangat saat melihat Raisa.

“Baby Girl…”

Tanpa nunggu aba-aba, Raisa langsung menghampiri dan memeluk Mohan erat-erat. “Selamat datang kembali, Mohan…”


Semua Lelah

Sinetron Asmara Gen Z tayang di SCTV. (dok. SCTV)

Wajah-wajah lelah itu — Fattah, Zara, Mohan, dan Raisa — semuanya menampakkan kelegaan. Setelah semua yang terjadi hari itu, mereka akhirnya bisa bernapas sedikit lebih lega.

Tiba-tiba, pintu terbuka dengan heboh. Aqeela masuk dengan gaya dramatis khasnya.

“HELLOOO ELITE SQUAD!! Sambutlah kedatangan Aqeela, si hacker kece dari Andromedaaa!!”

Semua orang otomatis menoleh. Hening sejenak… lalu seluruh ruangan meledak dalam tawa dan sorakan.

Dengan semangat menggebu, Aqeela berteriak, “Misi kita emang gila, tapi kita berhasil!”

Fattah menyipitkan mata sambil nyengir jahil. “Eh, plus… ini juga hari pertama lo pacaran, ya?”

Aqeela langsung melotot, mukanya merah padam, panik setengah mati. Dalam hati dia misuh, “Ya ampun, Fattah! Bisa nggak sih mulut lo diem dikit aja?!”

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya