Toyota Recall Ribuan Kendaraan Gara-Gara Panel Instrumen Bermasalah

Toyota menarik kembali 3.416 unit dari empat model populer Alphard, Corolla Cross, Corolla Altis, dan Camry karena masalah pada panel instrumen digital 12,3 inci yang berpotensi blank saat mobil dinyalakan.

oleh Muhamad RidwanDiterbitkan 09 September 2025, 17:07 WIB
Empat model Toyota yang terdampak recall di Filipina: Alphard (2.708 unit), Corolla Cross (597 unit), Corolla Altis (110 unit), dan Camry (1 unit), seluruhnya mengalami masalah pada panel instrumen digital 12,3 inci (Autoindustriya)

Liputan6.com, Jakarta - Toyota Motor Philippines (TMP) resmi mengumumkan recall atau penarikan kembali untuk perbaikan terhadap 3.416 unit mobil dari empat model populer. Langkah ini dilakukan menyusul temuan masalah pada panel instrumen digital 12,3 inci yang berpotensi tidak berfungsi saat kendaraan digunakan.

Berdasarkan laporan Auto industry, Selasa (9/9/2025), TMP merinci empat model yang terdampak. Model Alphard menjadi yang paling banyak dengan 2.708 unit produksi Juni 2023 hingga Mei 2025.

Selanjutnya ada Corolla Cross sebanyak 597 unit produksi November 2023 hingga Oktober 2024.

Sementara itu, Corolla Altis menyumbang 110 unit produksi Mei 2023 hingga September 2024. Terakhir, ada satu unit Camry produksi Mei 2024 yang juga masuk dalam daftar.

Keempat model tersebut diketahui menggunakan panel instrumen digital berukuran 12,3 inci. Layar ini berfungsi menampilkan informasi penting mulai dari speedometer, indikator lampu, hingga peringatan keselamatan.

Potensi Risiko pada Pengemudi

Toyota Corolla Altis ikut terdampak recall di Filipina, dengan total 110 unit produksi Mei 2023 hingga September 2024 yang bermasalah pada panel instrumen Digital (Toyota)

Masalah yang menjadi perhatian terletak pada sistem pemrograman panel. TMP mengungkapkan adanya kesalahan perangkat lunak yang membuat sistem menyimpan data secara berulang tanpa perlu.

Hal ini berisiko membuat memori cepat penuh sehingga layar blank saat mobil dinyalakan.

Jika kondisi tersebut terjadi, pengemudi tidak dapat melihat indikator kecepatan maupun lampu peringatan.

Situasi ini tentu berbahaya karena berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama di kondisi jalan yang padat atau saat kecepatan tinggi.

Langkah Penanganan Toyota

Toyota Alphard menjadi model terbanyak yang terdampak recall, mencapai 2.708 unit dari total 3.416 kendaraan di Filipina (Autoindustriya)

Sebagai bentuk tanggung jawab, TMP memastikan pemilik kendaraan yang terdampak akan menerima pemberitahuan resmi melalui surat.

Mereka akan diarahkan untuk mendatangi bengkel resmi Toyota guna melakukan reprogramming system atau penggantian komponen secara gratis.

Namun, TMP menegaskan bahwa perangkat lunak terbaru dan suku cadang pengganti belum tersedia saat ini. Komponen tersebut diperkirakan baru tiba pada Oktober 2025 atau setelahnya.

Toyota pun menyarankan konsumen untuk melakukan pengecekan mandiri melalui portal Toyota Service Campaign agar mengetahui apakah kendaraannya termasuk dalam daftar recall.

Perusahaan juga mengimbau agar pemilik segera menjadwalkan perbaikan begitu komponen tersedia, baik melalui janji temu khusus maupun berbarengan dengan servis berkala.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya