Makna Mendalam Gaun Saja Kilani Saat Film The Voice of Hind Rajab Catat Rekor Tepuk Tangan Terlama di Festival Film Venesia 2025

Film "The Voice of Hind Rajab" mendapat tepuk tangan selama 23 menit 50 detik di Festival Film Venesia 2025.

oleh Asnida RianiDiterbitkan 06 September 2025, 19:00 WIB
Dari kiri: Aktris Saja Kilani, aktris Clara Khoury, aktor Israel Amer Hlehel, dan aktor Motaz Malhees, berpose dengan potret mendiang gadis Palestina Hind Rajab, di karpet merah film "The Voice of Hind Rajab" yang dilombakan dalam Festival Film Venesia Internasional ke-82, di Venice Lido pada 3 September 2025. (Tiziana FABI/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Aktris Saja Kilani mengirimkan pesan kuat melalui gaunnya saat film "The Voice of Hind Rajab" diputar perdana di Festival Film Venesia 2025, minggu ini. Ansambelnya tidak semata jadi pelengkap penampilan, namun juga menyelaraskan pesan film yang merekonstruksi peristiwa seputar pembunuhan bocah berusia enam tahun asal Palestina, Hind Rajab, tersebut.

Merujuk unggahan Instagram-nya, Kamis, 4 September 2025, Kilani mengenakan gaun custom sepanjang 12 kaki alias hampir empat meter karya desainer Yordania, Fara Hourani. "(Gaun sepanjang 12 kaki melambangkan) 12 hari jenazah Hind berada di dalam mobil, dengan setiap kakinya menandai hari tanpa kedamaian."

"Angka 12 (dalam Bahasa) Arab disulam pada sarung tangan, dipadukan inisial (Bahasa) Arab karya Bilarabi," imbuhnya. Saat jumpa pers "The Voice of Hind Rajab," yang mencatat rekor tepuk tangan terlama di festival film, yakni 23 menit 50 detik, Kilani berpidato, melansir Deadline, Sabtu (6/9/2025).

Ia menyerukan, "Cukup sudah pembunuhan massal, kelaparan, dehumanisasi, kehancuran, dan pendudukan yang terus berlanjut. Film ini bukan opini atau fantasi. Film ini berlandaskan kebenaran."

Kejadian Tragis

Dari kiri: Produser Tunisia Nadim Cheikhrouha, aktor Israel Amer Hlehel, sutradara Tunisia Kaouther Ben Hania, aktris Saja Kilani, aktor Motaz Malhees, aktris Clara Khoury, produser Odessa Rae, Jim Wilson, aktris AS Rooney Mara dan aktor AS Joaquin Phoenix berpose dengan potret mendiang gadis Palestina Hind Rajab, saat karpet merah untuk film "The Voice of Hind Rajab" disajikan dalam kompetisi di Internasional ke-82 Festival Film Venesia, di Venice Lido pada 3 September 2025. (Tiziana FABI/AFP)

"Kisah Hind merepresentasi penderitaan di seluruh negeri. Suaranya adalah satu di antara puluhan ribu anak yang terbunuh di Gaza hanya dalam dua tahun terakhir. Suaranya adalah suara setiap anak perempuan dan laki-laki yang berhak untuk hidup, bermimpi, dan hidup bermartabat. Namun, semua itu dicuri di depan mata kita yang tidak berkedip," Kilani menyambung.

Penonton premiere film itu meneriakkan "Bebaskan Palestina" setelah lampu dinyalakan. Publikasi itu menyebutnya sebagai "respons terbesar di festival tahun ini," yang menceritakan pembunuhan Hind, keempat sepupunya, bibi dan pamannya, serta dua paramedis yang datang menyelamatkannya setelah mobil mereka ditembaki pasukan Israel saat mencoba melarikan diri dari Kota Gaza pada Januari 2024.

Pembunuhan tersebut terjadi sekitar tiga bulan setelah operasi militer Israel di Jalur Gaza, menyusul serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober 2023.

Dihiasi Seruan 'Bebaskan Palestina'

The Voice of Hind Rajab. (Situs Festival Film Venesia - www.labiennale.org)

Serangan militer Israel telah mengakibatkan lebih dari 61 ribu orang yang tinggal di wilayah Palestina tersebut meningal dunia. Hampir sepertiga korban tewas berusia di bawah 18 tahun.

Di Venesia, film debut berbahasa Inggris Pedro Almodóvar, "The Room Next Door," tahun lalu, disebut jadi pemegang rekor tepuk tangan meriah dengan durasi 18 menit. Tepuk tangan terlama yang tercatat di sebuah festival film adalah tepuk tangan berdiri selama 22 menit untuk film Guillermo del Toro tahun 2006, "Pan's Labyrinth," di Festival Film Cannes.

Setelah pemutaran film "The Voice of Hind Rajab," ketika seruan "Bebaskan Palestina" dimulai, aktor Hind Rajab, Motaz Malhees, mengambil salah satu dari sekian banyak bendera Palestina di antara penonton dan mengangkatnya di galeri. Beberapa penonton terlihat menangis tersedu-sedu selama film berlangsung, dengan beberapa masih menangis bahkan setelah film berakhir.

Film Luar Biasa

Joaquin Phoenix di karpet merah pemutaran The Voice of Hind Rajab di Festival Film Venesia 2025. (Stefano RELLANDINI / AFP)

Minggu lalu, sejumlah selebritas Hollywood ternama turut bergabung dengan "Hind Rajab" sebagai produser eksekutif, termasuk Brad Pitt, Joaquin Phoenix, Rooney Mara, Alfonso Cuarón, dan Jonathan Glazer. Phoenix dan Mara menghadiri pemutaran perdana, di mana para pemain film mengangkat foto Hind Rajab di tengah tepuk tangan meriah.

Tunisia telah memilih drama tersebut sebagai perwakilannya untuk Oscar Film Internasional Terbaik. Saat konferensi pers film tersebut, Ben Hania dan para pemainnya memasuki ruangan dan disambut tepuk tangan meriah.

Dalam ulasannya, Damon Wise dari Deadline menyebut film ini "luar biasa," dan mengatakan bahwa film ini "bisa jadi penangkal petir yang ditunggu-tunggu para pendukung perjuangan Gaza, sebuah prosedur mendesak yang menggunakan metode sinematik—pengambilan gambar jarak dekat dengan tangan dan kamera yang bergerak—untuk menyampaikan maksudnya."

 

infografis journal 5 Film Horor Indonesia dengan Jumlah Penonton Terbanyak. (Liputan6.com/Tri Yasni).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya