BMKG: Cuaca Indonesia Akhir Pekan Sabtu 6 September 2025, Mayoritas Diguyur Hujan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia diguyur hujan ringan saat akhir pekan hari ini, Sabtu (6/9/2025).

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 06 September 2025, 08:02 WIB
Pejalan kaki menggunakan payung saat hujan deras di kawasan Thamrin, Jakarta, Rabu (23/11/2022). Sejak Oktober, DKI Jakarta mulai memasuki musim penghujan yang sudah masuk ke dalam tahap ekstrem. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia diguyur hujan ringan saat akhir pekan hari ini, Sabtu (6/9/2025).

Menurut Prakirawan BMKG Satriana Roguna, diawali dari Pulau Sumatera, cuaca Indonesia hari ini diprakirakan berawan tebal untuk Kota Banda Aceh, sedangkan wilayah Padang dan Tanjung Pinang hujan ringan.

"Kota Medan diprakirakan hujan dengan intensitas sedang, dan waspadai hujan yang dapat disertai petir di wilayah Pekanbaru," ujar Satriana, melansir Antara, Sabtu (6/9/2025).

Masih di Pulau Sumatra, lanjut dia, cuaca hari ini diprakirakan berawan tebal untuk wilayah Bandar Lampung, sedangkan Jambi dan Pangkal Pinang hujan berintensitas ringan.

"Waspadai hujan lebat yang dapat terjadi di Kota Bengkulu dan hujan yang dapat disertai dengan petir di wilayah Palembang," papar Satriana.

Beralih ke Pulau Jawa, sambung dia, cuaca Indonesia hari ini diprakirakan berawan tebal untuk wilayah Yogyakarta dan Surabaya, serta hujan ringan untuk Kota Serang, Jakarta, Bandung, dan Semarang.

"Beranjak ke wilayah Bali dan Nusa Tenggara, cuaca diprakirakan cerah berawan untuk Kota Kupang, sedangkan wilayah Denpasar dan Mataram bakal berawan tebal," terang Satriana.

Selanjutnya, sambung dia, bergeser ke Pulau Kalimantan, cuaca diprakirakan hujan ringan di wilayah Samarinda, sedangkan Tanjung Selor hujan dengan intensitas sedang.

"Waspadai hujan yang dapat disertai dengan petir yang dapat terjadi di Kota Pontianak, Palangka Raya, hingga Banjarmasin," kata Satriana.

 

Cuaca Wilayah Selanjutnya

Pejalan kaki yang menggunakan payung saat hujan deras menyeberang jalan di kawasan Thamrin, Jakarta, Rabu (23/11/2022). Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila Jakarta mengalami cuaca ekstrem. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Kemudian, lanjut Satriana, untuk Pulau Sulawesi, cuaca diprakirakan berawan tebal di wilayah Makassar, hujan ringan untuk wilayah Manado dan Kendari, sedangkan Kota Palu dan Gorontalo turun hujan dengan intensitas sedang.

"Waspadai potensi hujan yang dapat disertai dengan petir yang dapat terjadi di wilayah Mamuju," tutur dia.

Bergerak ke wilayah Indonesia bagian timur, sambung Satriana, cuaca di Kota Manokwari diprakirakan berawan tebal, sementara untuk Kota Ternate, Ambon, Sorong, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke diguyur hujan ringan.

"Kota Nabire diprakirakan hujan dengan intensitas sedang," ucap dia.

Gelombang tinggi 2,5-4 meter juga diprakirakan terjadi di wilayah Samudera Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga Bengkulu, Samudera Hindia barat Lampung dan Samudera Hindia selatan Bali hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).

"BMKG juga memperingatkan potensi banjir rob di wilayah Pesisir Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, dan Maluku," tandas Satriana.

 

44.939 Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol MBZ pada H-1 Libur Panjang Maulid Nabi Muhammad SAW

Jalan Tol MBZ. (Dok. Istimewa)

Sebelumnya, PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek menyatakan, sebanyak 44.939 kendaraan terpantau telah meninggalkan Jakarta melalui Ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) pada H-1 libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW atau Kamis 4 September 2025.

"Volume lalu lintas kendaraan ini meningkat hingga 99,53 persen dari lalu lintas normal yaitu sebanyak 22.522 kendaraan," ujar GM Operasi dan Pemeliharaan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek Desti Anggraeni, melansir Antara, Sabtu (6/9/2025).

Pihaknya turut mencatat lonjakan volume lalu lintas kendaraan pada arah sebaliknya atau dari arah Cikampek menuju Jakarta via Jalan Layang MBZ yakni 24.158 kendaraan, naik setara 15,38 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 20.938 kendaraan.

Selaras dengan tinggi volume kendaraan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ atau tol MBZ, pengguna jalan diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan, memastikan pengemudi dan kendaraan dalam kondisi prima hingga memastikan kecukupan daya dan BBM.

"Bagi pengguna jalan agar selalu mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas bila diberlakukan rekayasa lalu lintas," ucap Desti.

PT JJC juga mengimbau pengguna jalan yang akan melakukan perjalanan melalui Ruas Layang MBZ agar dapat memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan serta melakukan pemilihan waktu perjalanan dengan baik.

"Jika memerlukan informasi seputar jalan tol milik Jasa Marga Group maupun butuh bantuan selama perjalanan, pengguna jalan dapat menghubungi pusat panggilan 24 jam di nomor 14080 dan aplikasi Travoy 4.4 untuk pengguna iOS dan Android," tandas Desti.

Infografis Sejumlah Wilayah Indonesia Hadapi Anomali Cuaca Hujan Saat Musim Kemarau. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya