Landasan Diperpanjang, Bandara Ahmad Yani Bidik Penerbangan Luar Asia

Setelah resmi berstatus internasional, Bandara Ahmad Yani Semarang tak hanya buka rute ke Malaysia, tapi siap kembangkan destinasi global.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 06 September 2025, 09:00 WIB
Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang resmi melayani penerbangan internasional lagi. (Dok Kememhub) 

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengungkapkan rencana strategis untuk mengembangkan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyatakan bahwa landasan pacu bandara akan diperpanjang untuk membuka peluang dibukanya rute-rute penerbangan internasional jarak jauh, tidak hanya ke negara-negara Asia.

"Trek akan diperpanjang, sehingga penerbangan langsung tidak hanya dari wilayah Asia, tetapi juga berbagai negara lain," kata Taj Yasin diktuip dari Antara, Sabtu (6/9/2025).

Pengembangan ini bertujuan untuk mentransformasi Bandara Ahmad Yani menjadi pintu gerbang internasional utama di Jawa Tengah. Taj Yasin juga menyebutkan rencana pelibatan Danantara (perusahaan investasi bandara) dalam proses pengembangan ini, yang menandakan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan ambisi tersebut.

Momen penting telah tercapai pada 25 April 2025, ketika bandara ini secara resmi kembali ditetapkan sebagai bandara berstatus internasional. Sebagai realisasi awalnya, pada hari ini juga, 5 September, bandara tersebut mulai melayani penerbangan langsung perdana ke Malaysia yang dioperasikan oleh maskapai AirAsia.

Taj Yasin berharap, semakin banyaknya penerbangan internasional langsung ke Jawa Tengah akan mendorong percepatan perputaran ekonomi di provinsi tersebut. "Penerbangan internasional langsung ke Jawa Tengah yang semakin banyak, lanjut dia, diharapkan juga memasifkan perputaran uang di provinsi ini," ujarnya.

 

Dukungan untuk Kawasan Ekonomi

Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang resmi melayani penerbangan internasional lagi. (Dok Kememhub)  

Rahadian Yogisworo, Regional CEO IV PT Angkasa Pura I, mengonfirmasi kebangkitan kembali layanan internasional bandara setelah vakum sejak tahun 2020.

Menurutnya, kehadiran bandara internasional ini sangat krusial, terutama untuk mendukung operasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal yang berlokasi tidak jauh dari Semarang.

"Pembukaan kembali Bandara Ahmad Yani sebagai bandara internasional, kata dia, diharapkan menjadi salah satu pintu gerbang internasional Indonesia. Keberadaan bandara internasional ini sangat mendukung, terlebih ada kawasan ekonomi khusus Kendal," tambahnya.

 

Rute Mendatang

Tidak berhenti di Malaysia, pihak bandara telah menyiapkan pengembangan rute selanjutnya. Pada November 2025, direncanakan pembukaan penerbangan langsung menuju Singapura.

Ke depannya, pembukaan rute-rute baru ke berbagai negara lain di Asia juga terus diupayakan untuk semakin memperkuat konektivitas Jawa Tengah dengan dunia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya