Liputan6.com, Jakarta - Dunia maritim kembali mencatat sejarah baru dengan hadirnya Legend of the Seas, kapal pesiar terbaru Royal Caribbean. Kapal pesiar itu perdana menyentuh air di galangan kapal Meyer Turku, Finlandia.
Mengutip The Sun, Kamis, 4 September 2025, peristiwa bersejarah ini terjadi pada Selasa, 2 September 2025, setelah melalui proses float-out yang memakan waktu hampir 12 jam untuk mengisi kolam dry dock hingga penuh. Dengan bobot lebih dari 250.000 ton dan panjang 365 meter, Legend of the Seas kini menjadi kapal pesiar terbesar di dunia, melampaui sang kakak Icon of the Seas.
Advertisement
Tidak hanya ukurannya yang menakjubkan, kapal ini juga dipandang sebagai tonggak penting dalam inovasi kapal ramah lingkungan. Sesuai rencana, kapal akan menjalani musim perdananya di Mediterania, berlayar ke destinasi populer seperti Prancis, Italia, dan Spanyol, sebelum menyeberangi Atlantik untuk debut di Amerika Serikat dan beroperasi di Karibia pada musim dingin 2026–2027.
Casimir Lindholm, CEO Meyer Turku, mengatakan, "Legend of the Seas melanjutkan kelas Icon yang mutakhir, yang memungkinkan industri maritim Finlandia menunjukkan keahliannya pada tingkat terbaik. Bersama kapal saudarinya, Legend of the Seas juga akan menjadi tonggak penting dalam pembangunan kapal yang semakin bertanggung jawab."
Kota Terapung Penuh Inovasi
Bukan sekadar kapal, Legend of the Seas didesain layaknya sebuah kota terapung dengan fasilitas yang membuat siapa pun betah berlama-lama di dalamnya. Ada lebih dari 40 bar dan restoran dengan pilihan kuliner dari berbagai belahan dunia, ditambah taman air Category 6 yang menjadi taman air terbesar di atas laut.
Untuk pencinta tantangan, tersedia skywalk, rope course, hingga wahana seru lain yang memacu adrenalin. Kapal ini juga terbagi ke dalam delapan distrik tematik, sehingga tiap sudut menawarkan pengalaman unik.
Salah satu daya tarik terbesarnya adalah AquaDome, kubah kaca dan baja raksasa yang berdiri megah di haluan. Ada juga “Pearl”, bola futuristik dengan ribuan panel bergerak yang jadi pusat perhatian di Royal Promenade.
Teknologi Ramah Lingkungan
Di balik segala kemewahan yang ditawarkan, Legend of the Seas juga membawa misi besar, yaitu berlayar dengan cara yang lebih ramah lingkungan. Kapal ini adalah kapal keempat Royal Caribbean yang menggunakan bahan bakar LNG (Liquefied Natural Gas). Kapal ini juga dilengkapi dengan sistem pemulihan panas limbah, koneksi listrik darat, serta teknologi sel bahan bakar.
Semua inovasi ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan kapal pesiar beremisi nol paling lambat pada 2035. Kehadiran Legend of the Seas juga berdampak besar bagi industri maritim Finlandia, karena proyek raksasa ini melibatkan ribuan pekerja dan jaringan mitra yang luas.
Bagi Royal Caribbean, kapal Legend hanya awal dari deretan kapal super. Setelah Icon of the Seas (2023) dan Star of the Seas (2025), kapal kelas Icon keempat sudah dalam pembangunan untuk diluncurkan pada 2027.
Wisata Kapal Pesiar di Indonesia
Sementara di Indonesia, potensi wisata kapal pesiar sebenarnya besar. Sayangnya, sektor ini belum berkembang maksimal, sehingga banyak wisatawan domestik justru lebih memilih naik kapal asing untuk menjelajahi destinasi internasional.
"Peminatnya cukup besar (wisata cruise), yang berangkat dari Singapura saja 80 persennya diisi orang Indonesia," ungkap Sekretaris Jenderal DPP Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), Budijanto Ardiansjah, saat wawancara telepon dengan Tim Lifestyle Liputan6.com, Jumat, 2 Mei 2025.
Ia mengatakan wisata cruise saat ini belum tergarap. Selain itu, kapal-kapal yang beroperasi di Indonesia kebanyakan kapal penumpang untuk penyeberangan antarpulau.
"Padahal bagus sekali di Indonesia ada Labuan Bajo, Wakatobi di Sulawesi dan Kepulauan Maluku, itu bisa dikembangkan wisata kapal pesiarnya," sambung Budi.
Kesan bahwa wisata cruise terbilang perjalanan eksklusif dan hanya untuk kalangan menengah ke atas juga masih menjadi momok orang untuk mencobanya. Rute-rute yang dikembangkan dan memiliki fasilitas pelabuhan cukup baik pun baru seputar Surabaya, Bali, dan Lombok.