Viral Paket MBG untuk Ibu Hamil dan Balita Dibungkus Plastik di Bengkulu, Ini Kata BGN

Viral di media sosial paket Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam bungkus plastik diberikan pada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) di Bengkulu.

oleh Raynaldo Ghiffari LubabahDiperbarui 04 September 2025, 12:56 WIB
Petugas sedang menyiapkan MBG yang akan dibagikan kepada sekolah (Dokumen Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) 

Liputan6.com, Jakarta - Viral di media sosial paket Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam bungkus plastik diberikan pada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) di Bengkulu. Distribusi MBG tersebut dilakukan di Posyandu Kepala Pasar, Kaur Selatan, Kabupaten Kaur, Bengkulu, pada Selasa (2/9/2025).

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Padang Petron, Andi Suganda mengatakan MBG dibungkus plastik itu bukan kelalaian SPPG. Andi menyebut, SPPG telah melakukan pengadaan MBG pada 1 September 2025 sesuai dengan petunjuk teknis dan pedoman dari BGN.

"Hal tersebut meliputi penyediaan bahan baku yang baik, proses pemasakan MBG sesuai prosedur, pemorsian pada food tray (ompreng), hingga distribusi ke kelompok penerima manfaat berlandaskan standar yang berlaku," kata Andi dalam keterangannya dilansir Antara, Kamis (4/9/2025).

Usai mendapatkan laporan mengenai kejanggalan tersebut, pihaknya melakukan koordinasi dan pengecekan secara langsung ke lapangan untuk mendapatkan informasi dengan lengkap.

"Kami segera melakukan koordinasi dengan wakil bupati, Koramil, Polres, BKKBN, serta kader posyandu setempat, untuk mengetahui kronologi kejadian. Distribusi MBG ke kelompok penerima manfaat 3B berjalan dengan lancar dan sesuai prosedur, salah satunya ke Posyandu Kepala Pasar. Selanjutnya tanpa sepengetahuan pihak SPPG, paket MBG dipindahkan dari ompreng ke dalam plastik oleh kader posyandu. Hal ini murni inisiatif dari kader posyandu sendiri," ucapnya.

SPPG Minta Maaf

Pihak SPPG dan kader posyandu telah melakukan klarifikasi serta permohonan maaf atas kelalaian tersebut. SPPG berkomitmen untuk meningkatkan pemahaman seluruh pihak agar paket MBG bisa disalurkan ke penerima manfaat sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Regional Provinsi Bengkulu Gloria Erysa mendorong seluruh Kepala SPPG melakukan sosialisasi kembali kepada seluruh kader yang membantu menyalurkan MBG kepada kelompok 3B.

"Seluruh Kepala SPPG akan melakukan sosialisasi kembali kepada semua kader Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) yang membantu SPPG menyalurkan MBG kepada penerima manfaat 3B," ujar Gloria.

BGN Buka Suara

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN Khairul Hidayati menambahan, pihaknya berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di seluruh SPPG yang menyelenggarakan MBG.

"Kami mendorong semua pihak harus memegang kuat prosedur yang berlaku dan memahami esensi dari setiap aturan yang ada, sehingga MBG dapat tersampaikan ke penerima manfaat dengan baik dan aman," tutur Hidayati.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya