Drama Pencarian Kiper Manchester City: Guardiola Ubah Haluan, Donnarumma Didatangkan

Manchester City melepas Ederson ke Fenerbahce dan mendatangkan Gianluigi Donnarumma. Pep Guardiola kembali ubah filosofi kiper untuk era baru The Citizens.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 04 September 2025, 05:57 WIB
Gianluigi Donnarumma - Kiper 22 tahun ini sukses menggagalkan penalti Alvaro Morata sekaligus memastikan Italia mendapatkan satu tiket di final. Selain itu ia juga berhasil membuat tiga penyelamatan penting sepanjang laga. (Foto:AP/Laurence Griffiths,Pool)

Liputan6.com, Jakarta Awal Juni lalu, Pep Guardiola sempat menegaskan bahwa Manchester City tak membutuhkan kiper baru. Ia percaya Ederson dan Stefan Ortega cukup untuk menjaga gawang The Citizens musim ini.

Namun bursa transfer selalu menyimpan kejutan. Tiga bulan berselang, City justru menutup musim panas dengan merekrut tiga kiper baru sekaligus. Salah satunya adalah Gianluigi Donnarumma, nama besar yang tak disangka akan mendarat di Etihad.

Kedatangan Donnarumma sekaligus menandai berakhirnya era Ederson. Kiper asal Brasil itu resmi hijrah ke Fenerbahce, mengakhiri delapan musim penuh warna bersama City.

Langkah ini memperlihatkan sisi pragmatis Guardiola. Dari semula menolak perubahan di sektor kiper, ia akhirnya memilih jalan baru demi mengembalikan City ke puncak.


Pergantian Besar di Bawah Mistar

Kiper Italia Gianluigi Donnarumma beraksi saat sesi Latihan publik tim nasional sepak bola Italia di Iserlohn, Jerman, Selasa, 11 Juni 2024. (Bernd Thissen/dpa via AP)

Guardiola awalnya menutup pintu untuk nama-nama seperti Joan Garcia, Diogo Costa, hingga Marc-Andre ter Stegen. Ia menegaskan Ederson dan Ortega tetap bertahan. Namun situasi berubah drastis menjelang deadline day.

Marcus Bettinelli lebih dulu datang dari Chelsea sebagai kiper ketiga, lalu James Trafford ditebus kembali dari Burnley senilai £27 juta. Klimaksnya terjadi pada 1 September ketika City mengumumkan kedatangan Donnarumma dari PSG dengan mahar 26 juta pounds.

Sebagai konsekuensinya, Ederson hengkang ke Fenerbahce dengan biaya 12 juta pounds. Kepergiannya menutup era panjang penuh trofi sekaligus membuka pintu untuk wajah baru di Etihad.


Taruhan Besar Pada Donnarumma

Gianluigi Donnarumma dikaitkan dengan Manchester City belakangan ini. Kiper PSG itu kabarnya menjadi target Manchester City untuk menggantikan Ederson. Donnarumma sekarang dianggap sebagai salah satu kiper terbaik di dunia. (DAMIEN MEYER / AFP)

Menggantikan sosok sekelas Ederson bukan pekerjaan mudah. Kiper asal Brasil itu telah mengubah standar distribusi bola dari gawang di Premier League. Namun City memilih Donnarumma, kiper dengan gaya berbeda.

Donnarumma punya pengalaman besar meski baru berusia 26 tahun. Ia mencatat 486 penampilan bersama AC Milan, PSG, dan timnas Italia. Ia juga pernah memenangkan Euro 2020 dan Yashin Trophy.

Guardiola tahu Donnarumma bukan kiper dengan kemampuan kaki sehebat Ederson. Tetapi di balik itu, refleks dan nalurinya di bawah mistar diyakini lebih sesuai untuk kebutuhan City yang kini kebobolan lebih banyak peluang.


Nasib James Trafford dan Perubahan Filosofi

Burnley mempercayakan posisi kiper utama di Premier League 2023/2024 kepada sosok kiper muda asal Inggris berusia 21 tahun, James Trafford yang baru didatangkan pada awal musim 2023/2024 dari Manchester City U-21. Ia berhasil menyisihkan tiga kiper lainnya, Arijanet Muric (Kosovo), Denis Franchi (Italia) dan Lawrence Vigouroux (Cile). Musim ini James Trafford telah tampil dalam 13 laga di Premier League dengan catatan kebobolan sebanyak 32 gol tanpa satu pun clean sheet. (AFP/Paul Ellis)

James Trafford menjadi cerita lain dari saga ini. Ia kembali ke Etihad dengan harapan bisa jadi penerus Ederson, setelah tampil gemilang di Burnley. Namun kedatangan Donnarumma membuat posisinya langsung terjepit.

Lanjut Baca:

Padahal Newcastle sempat menawarkan kesempatan Trafford menjadi kiper utama di bawah Eddie Howe. Keputusan kembali ke City kini tampak seperti perjudian besar bagi kiper berusia 22 tahun itu. Guardiola jelas lebih memprioritaskan Donnarumma. Trafford mungkin hanya akan menjalani musim sebagai pelapis, sembari menunggu kesempatan membuktikan diri di masa depan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya