Bajaj Gas jadi Motor Penyerapan Gas Bumi di Sektor Transportasi

Keberadaan para pengemudi bajaj gas berperan penting bagi PGN dalam menggerakkan pemanfaatan BBG pada transportasi.

oleh Septian DenyDiterbitkan 03 September 2025, 20:00 WIB
Sopir bajaj menunggu antrean untuk mengisi bahan bakar gas di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) PGN di Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2015). Dalam rangka HUT RI ke-70, PGN menggratiskan tarif bajaj BBG bagi masyarakat. (Liputan6.com/Gempur M Surya)

Liputan6.com, Jakarta PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memberikan apresiasi kepada para pengemudi bajaj gas yang tergabung dalam Komunitas Pengemudi Bajaj Gas (Kobagas). Keberadaan para pengemudi ini menjadi salah satu penggerak pemanfaatan gas bumi di sektor transportasi melalui Bahan Bakar Gas (BBG).

"Keberadaan mereka berperan penting bagi PGN dalam menggerakkan pemanfaatan BBG pada transportasi ikonik yang banyak diminati masyarakat ibu kota,” ujar Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham, Rabu (3/9/2025).

Aldi juga mengimbau Kobagas untuk senantiasa memperhatikan aspek-aspek keamanan dalam berkendara dan tetap menjaga ketenangan selama bekerja.

Sementara itu, Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Mirza Mahendara berpesan agar Kobagas menjauhi cara penyampaian aspirasi yang tidak sesuai dengan kaidah demokrasi.

Kontribusi masyarakat untuk menjaga kondisi yang aman dan tertib sangat berdampak terhadap berjalannya roda ekonomi nasional, oleh karena itu dia mengharapkan Kobagas bisa menjadi mitra positif masyarakat dan negara dalam menjaga ketentraman.

"Kami berkomitmen untuk terus merangkul Kobagas yang selama ini terus hadir dalam pemanfaatan gas bumi di sektor transportasi. Mari bersama-sama untuk berkolaborasi dan saling peduli satu sama lain agar roda ekonomi terus berjalan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Selain itu, PGN juga membagikan 600 paket bahan pokok atau sembako yang terdiri beras, gula, minyak goreng, susu kaleng, teh, mi instan dan kopi kepada Kobagas di Jakarta.

 

PGN Sebar Mobil Bengkel Keliling BBG di 3 Wilayah, Ini Manfaatnya

Petugas mengisi BBG angkutan kota (angkot) di SPBG PGN Jl. Moh. A. Salmun, Bogor, Jawa Barat (28/9). Saat ini sekitar 500 angkot di Bogor yang menggunakan BBG. Setiap bulan, angkot-angkot itu menyerap 150.000 meter kubik BBG. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus mendukung optimalisasi energi bersih gas bumi. Salah satunya, PGN memberikan bantuan mobil bengkel keliling Bahan Bakar Gas (BBG) lewat “CNG Market Day 2025” yang diselenggarakan di Bandung.

CNG (Compressed Natural Gas) merupakan gas alam yang telah dimampatkan sehingga berbentuk lebih padat, menjadikannya sebagai energi bersih dan solusi bahan bakar yang berkelanjutan. Dalam kegiatan tersebut, PGN memberikan bantuan bengkel keliling BBG guna memberikan layanan pemeliharaan kepada pengguna mobil BBG dengan jangkauan yang lebih luas.

Adapun bantuan bengkel keliling BBG tersebut berupa 1 unit kendaraan operasional, toolset mekanik lengkap dan service bergilir bulanan hingga Februari 2026 di Jabodetabek, Semarang, dan Surabaya.

Dengan demikian, pengguna kendaraan berbahan bakar gas dapat memperoleh kemudahan dalam perawatan rutin tanpa harus datang ke bengkel tetap, sekaligus mendorong adopsi BBG yang lebih luas di sektor transportasi.

 

Bengkel Keliling BBG

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transisi energi bersih nasional. Salah satunya, PGN memberikan bantuan converter kit Bahan Bakar Gas (BBG) kepada 40 unit mobil online.

Selain menyediakan bengkel keliling BBG, PGN bersama Komogas telah melakukan bantuan berupa converter kit BBG kepada para pengemudi online. Hingga saat ini Komogas bersama PGN telah mengkonversi 187 unit kendaraan BBM ke BBG sejak 2023. Rinciannya, 80 unit dalam program CSR PGN di 2023, 67 unit kendaraan di 2024, dan 40 unit di 2025.

Direktur Utama PGN Arief S. Handoko mengatakan, program ini sejalan dengan komitmen PGN untuk memperkuat ekosistem energi bersih nasional melalui peningkatan layanan dan infrastruktur pendukung BBG.

“Program Bengkel Keliling BBG diluncurkan sebagai bagian dari komitmen PGN dalam mendukung target Net Zero Emissions 2060, sekaligus menjawab kebutuhan akan layanan pemeliharaan kendaraan BBG yang belum merata di berbagai wilayah,” ungkap Arief.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya