Serba Bisa! Inilah Ragam Peran Christopher Nkunku di Lini Serang AC Milan

Christopher Nkunku resmi bergabung dengan AC Milan dari Chelsea. Pemain asal Prancis ini bisa dimainkan di berbagai posisi di lini serang, mulai dari sayap, pla

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiperbarui 02 September 2025, 21:17 WIB
Striker Chelsea, Christopher Nkunku saat tiba di Philadelphia International Airport jelang mengikuti Piala Dunia Antarklub 2025. (Emilee Chinn / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Liputan6.com, Jakarta AC Milan berhasil merekrut Christopher Nkunku, pemain serbaguna yang mampu bermain di banyak posisi sektor ofensif. Rossoneri membawanya dari Chelsea dengan biaya transfer mencapai 42 juta euro.

Nkunku sejatinya bukanlah target utama Milan. Sebelumnya, nama-nama seperti Dusan Vlahovic, Rasmus Hojlund, Victor Boniface, hingga Conrad Harder lebih sering dikaitkan dengan San Siro.

Meski demikian, kehadiran Nkunku tetap menjadi keuntungan tersendiri bagi tim. Massimiliano Allegri bisa memanfaatkan fleksibilitasnya untuk memperkaya variasi taktik di lini depan Milan.

Berikut gambaran peran yang bisa dijalani Christopher Nkunku bersama AC Milan.


Duet Penyerang di Depan

Christopher Nkunku. Striker Prancis berusia 25 tahun yang sejak awal musim 2019/2020 memperkuat RB Leipzig ini juga menjadi pemain dengan kontribusi gol terbanyak ketiga di Liga top Eropa bersama RB Leipzig selama tahun 2022. Ia juga total berkontribusi atas 35 gol dari 32 laga di Liga Jerman dengan rincian mencetak 25 gol serta menyumbang 10 assist. (AFP/Ronny Hartmann)

Nkunku memang bukan tipikal penyerang nomor 9 murni. Namun ia terbiasa bermain sebagai bagian dari duet lini depan.

Saat memperkuat RB Leipzig, Nkunku kerap diduetkan dengan penyerang bertipe fisik kuat seperti Andre Silva dan Yussuf Poulsen. Peran ini memberinya kebebasan bergerak, terutama melebar ke sayap untuk membuka ruang serangan.

Jika Allegri memakai dua ujung tombak di Milan, Nkunku berpeluang besar dipasangkan dengan Santiago Gimenez. Kombinasi ini bisa memperkaya variasi serangan Rossoneri.


Playmaker AC Milan

Gelandang serang asal Prancis, Christopher Nkunku dilepas RB Leipzig ke Chelsea dengan nilai transfer 60 juta euro atau kini setara Rp1,03 triliun pada bursa transfer pemain musim 2023/2024 setelah 4 musim berseragam RB Leipzig usai didatangkan dari PSG pada awal musim 2019/2020. Bersama Chelsea, ia masih terikat kontrak hingga akhir musim 2028/2029. (AFP/Getty Images/Jeff Dean)

Kemampuan dribel Nkunku membuatnya nyaman menguasai bola di ruang sempit. Ditambah kreativitas dan kualitas pengambilan keputusan, ia berpotensi menjadi gelandang serang yang mematikan.

Selain piawai memberi umpan, Nkunku juga punya keunggulan dalam penyelesaian akhir. Tendangan jarak jauhnya pun bisa menjadi senjata tambahan bagi Milan.

Jika Rossoneri memakai skema 3-4-1-2, Nkunku dapat menopang dua penyerang di lini depan. Peran nomor 10 ini juga sudah dijalaninya bersama PSG, RB Leipzig, dan Chelsea.


Opsi di Sektor Sayap

Pemain Chelsea, Christopher Nkunku mencetak gol pertama timnya ke gawang Servette melalui tendangan penalti pada leg pertama playoff UEFA Conference League 2024 di Stamford Bridge, London, Jumat (23/08/2024). (AP Photo/Alastair Grant)

Nkunku memiliki kemampuan dribel yang mumpuni untuk ditempatkan di sisi lapangan. Ia kerap dimainkan di sayap kiri, contohnya ketika ia bermain di Chelsea pada musim 2023/2024 lalu.

Namun Nkunku juga bisa diandalkan di sisi kanan. Namun di sepanjang kariernya ia tak sering mengisi posisi tersebut dan lebih sering di kiri.

Memasang Nkunku di posisi sayap kiri dapat menjadi alternatif bagi Allegri untuk mengisi pos Rafael Leao. Sebelumnya, Leao sempat dicoba sebagai penyerang tengah sehingga kehadiran Nkunku bisa menjaga keseimbangan sektor sayap Milan.


Nkunku Sebagai Second Striker

Pemain Chelsea, Christopher Nkunku, mencetak gol ke gawang Benfica pada laga 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025 di Bank of America Stadium, Minggu (29/6/2025). (AP Photo/Nell Redmond)

Selain playmaker, Nkunku juga mampu berperan sebagai second striker. Saat di RB Leipzig musim 2021/22, ia mencatat 20 gol dan 13 assist dari 27 laga ketika ditempatkan di posisi ini.

Pada musim berikutnya, ia bermain 21 kali sebagai penyerang kedua dengan torehan 15 gol dan 17 assist. Statistik tersebut membuktikan efektivitasnya ketika ditempatkan tepat di belakang striker utama.

Di Milan, Nkunku bisa menjadi tandem ideal bagi Santiago Gimenez. Perannya sebagai pencetak gol tambahan tentu akan meningkatkan daya gedor Rossoneri.


Klasemen Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya