Liputan6.com, Jakarta Emiliano Martinez tengah menghadapi situasi pelik di Aston Villa. Keinginannya untuk meninggalkan Villa Park demi mencari menit bermain lebih banyak tak berbuah manis, setelah Manchester United memutuskan tidak melanjutkan proses perekrutannya.
Kiper asal Argentina itu sebenarnya sudah memberi sinyal ingin hijrah ke Old Trafford. Namun, menurut laporan Sky Sports, United justru memilih mengalihkan perhatian mereka kepada kiper muda Royal Antwerp, Senne Lammens, yang dianggap lebih menjanjikan dalam jangka panjang.
Advertisement
Martinez memang kehilangan tempat utama di bawah asuhan Unai Emery musim ini. Kedatangan Marco Bizot membuat posisinya semakin terpinggirkan. Sejauh ini, juara Piala Dunia 2022 itu baru sekali tampil, yakni saat Villa kalah 0-1 dari Brentford. Sementara Bizot dipercaya turun sebagai starter dalam laga melawan Crystal Palace.
Martinez Ditolak MU
Bagi Martinez, kesempatan tampil reguler sangat krusial. Ia masih berambisi mempertahankan status sebagai kiper utama Timnas Argentina jelang Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.
Sayangnya, langkahnya menuju Old Trafford kandas setelah United lebih memilih mendatangkan Lammens dengan mahar sekitar £18 juta.
Kiper berusia 23 tahun itu dilaporkan akan menandatangani kontrak berdurasi lima tahun bersama Setan Merah. Lammens diproyeksikan untuk bersaing memperebutkan posisi utama, apalagi setelah sederet blunder yang dilakukan Andre Onana dan Altay Bayindir musim ini.
Kekecewaan Martinez
Bagi Martinez, kegagalan transfer ini menjadi pukulan berat. Jika tidak ada kepindahan menit akhir di bursa transfer, ia berpotensi hanya menjadi penghangat bangku cadangan setidaknya hingga paruh pertama musim.
Unai Emery pun tak menutup-nutupi kondisi internal yang memengaruhi performa tim. “Kami butuh pemain yang benar-benar fokus 100 persen. Emi tidak berada di level itu sekarang, dan situasi ini jelas tidak membantu tim,” ujarnya.
Martinez sendiri sudah mencatat 213 penampilan sejak direkrut Villa dari Arsenal pada 2020 lalu. Namun, masa depannya kini kian abu-abu, terlebih dengan bursa transfer yang segera ditutup. Emery berharap situasi bisa segera teratasi agar Villa kembali menemukan keseimbangan setelah jeda internasional.
Sumber: Mirror