Coba Tembus Blokade Israel, Greta Thunberg Ikut Armada Pelayaran Bantuan Menuju Gaza

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 01 September 2025, 15:35 WIB
Coba Tembus Blokade Israel, Greta Thunberg Ikut Armada Pelayaran Bantuan Menuju Gaza
Aktivis iklim Swedia, Greta Thunberg ikut serta dalam armada kapal bantuan kemanusiaan yang berangkat dari Barcelona menuju Gaza pada Minggu, 31 Agustus 2025. Greta Thunberg berangkat bersama puluhan kapal dalam misi menembus blokade laut Israel yang telah berlangsung sejak 2007. Greta Thunberg menyebut misi ini untuk menantang sistem internasional yang sangat brutal dan terus membiarkan pelanggaran hukum internasional terjadi. Pelayaran menembus blokade Gaza ini bukan yang pertama diikuti Greta Thunberg. Diketahui, pada Juni lalu, ia bersama aktivis lain berlayar membawa bantuan, namun kapal mereka dicegat oleh pasukan Israel. Mereka kemudian ditahan dan dideportasi. Pelayaran untuk memecahkan blokade Israel di Jalur Gaza ini membawa beragam bantuan kemanusiaan, seperti makanan dan pasokan penting.
Aktivis iklim Swedia, Greta Thunberg (ketiga kiri) bersama sejumlah aktivis melambaikan tangan saat kapal mereka, yang merupakan bagian dari armada sipil yang bertujuan untuk memecahkan blokade Israel di Jalur Gaza, berangkat dari pelabuhan Barcelona pada 31 Agustus 2025. (Lluis GENE/AFP)
Aktivis iklim Greta Thunberg ikut serta dalam armada kapal bantuan kemanusiaan yang berangkat dari Barcelona menuju Gaza pada Minggu, 31 Agustus 2025. (Lluis GENE/AFP)
Greta Thunberg berangkat bersama puluhan kapal dalam misi menembus blokade laut Israel yang telah berlangsung sejak 2007. (Lluis GENE/AFP)
Greta Thunberg menyebut misi ini untuk menantang sistem internasional yang sangat brutal dan terus membiarkan pelanggaran hukum internasional terjadi. (Lluis GENE/AFP)
Pelayaran menembus blokade Gaza ini bukan yang pertama diikuti Greta Thunberg. (Lluis GENE/AFP)
Diketahui, pada Juni lalu, ia bersama aktivis lain berlayar membawa bantuan, namun kapal mereka dicegat oleh pasukan Israel. Mereka kemudian ditahan dan dideportasi. (Lluis GENE/AFP)
Pelayaran untuk memecahkan blokade Israel di Jalur Gaza ini membawa beragam bantuan kemanusiaan, seperti makanan dan pasokan penting. (Lluis GENE/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya