Kondisi Terkini Rumah Ahmad Sahroni usai Dirusak Massa: Ada Bekas Coretan & Ditutup Terpal

Bersasarkan pantauan pada pukul 11.00 WIB, Minggu (31/8/2025), situasi di sekitar rumah Ahmad Sahroni sudah steril dari penjagaan militer yang sebelumnya mengamankan lokasi pasca aksi penjarahan.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroNasrul FaizDiperbarui 04 September 2025, 13:06 WIB
Kondisi rumah Anggota DPR RI Ahmad Sahroni di di Jalan Swasembada, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Minggu (31/8/2025) siang. (Liputan6.com/Radityo)

Liputan6.com, Jakarta - Ratusan massa mendatangi rumah anggota DPR RI Fraksi NasDem, Ahmad Sahroni, di Jalan Swasembada, Kebon Bawang, Tanjung Priok, pada Sabtu 30 Agustus 2025 sore. Mereka melakukan aksi pelemparan terhadap rumah legislator dari Partai NasDem tersebut.

Bersasarkan pantauan pada pukul 11.00 WIB, Minggu (31/8/2025), situasi di sekitar rumah Ahmad Sahroni sudah steril dari penjagaan militer yang sebelumnya mengamankan lokasi pasca aksi penjarahan. Namun, tampak masih terdapat coretan di tembok depan dan kaca pecah.

Beberapa barang hasil jarahan yang tampak masih tersisa, termasuk mobil, telah ditutup dengan terpal biru.

Hingga kini, menurut warga setempat, Sahroni dan keluarganya belum kembali meninjau kondisi rumah yang porak poranda tersebut.

Tanda-tanda Keramaian

Massa mendatangi rumah anggota DPR RI Fraksi NasDem Ahmad Sahroni di Tanjung Priok, pada Sabtu (30/8/2025). (Tangkapan Layar)

Sebelumnya, menurut kesaksian salah satu warga sekitar, tanda-tanda keramaian di sekitar rumah mantan Wakil Ketua Komisi III itu sebenarnya sudah terasa sejak Jumat (29/8/2025). Situasi kemudian semakin ramai pada Sabtu (30/8/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

"Jadi, memang di sini itu sejak kemarin itu sudah beda lah, mulai dari banyak orang yang lalu lalang naik motor, pakai masker ada yang enggak pakai masker, muka-muka yang mulai tidak kenal sebelumnya jadi kita lihat," ucap warga kepada Liputan6.com, Sabtu (30/8/2025).

Ia bersama warga lainnya pun sempat merasa khawatir dengan kerumunan massa tersebut. Warga akhirnya membuat kesepakatan agar aksi tidak menimbulkan kericuhan.

"Jadi kita bilang jangan yang aneh-aneh gitu atau merusak warga gitu, kemungkinan teranehnya itu kan kita khawatirnya bisa terjadi kebakaran gitu. Akhirnya dibuka. Nah pas dibuka terjadilah yang kayak sekarang gitu," ujarnya.

Kondisi Sore Hari

Menurutnya, meski kerumunan sudah terlihat sejak siang, massa baru mulai menembus halaman rumah Sahroni sekitar pukul 14.00 WIB.

"Makanya kalau dilihat live TikTok kan orang pada di depan gang aja kan. Enggak ada yang masuk. Nah itu di gang itu masih kita kosongin, kan belum masuk. Tapi makin rame makin rame yaudah akhirnya makin bisa masuk,” tambahnya.

Ia menuturkan, kondisi kemudian semakin mencekam seiring sore hingga malam hari. Massa yang awalnya berdemo justru beralih melakukan penjarahan.

“Kondisi sekarang ini, jujur makin malem kayak makin ngeri gitu ya mas. Karena pas sore tadi itu kan, enggak keduganya itu bukannya demonya malah melakukan penjarahan. Jadi ramenya itu karena penjarahan itu kan. Padahal barang-barangnya kan udah mulai habis gitu dijarah gitu,” pungkasnya.

Infografis Titik-Titik Demo 29 Agustus 2025. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya