Massa yang berunjuk rasa berlarian meninggalkan kawasan sekitar Markas Komando (Mako) Korps Brigade Mobil (Brimob) Polda Metro Jaya di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Massa kembali berunjuk rasa di depan Markas Komando (Mako) Korps Brigade Mobil (Brimob) Polda Metro Jaya di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Aksi unjuk rasa massa di depan Mako Korps Brimob Polda Metro Jaya di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025) sempat mengalami kericuhan. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Kericuhan disebabkan tembakan gas air mata yang ditembakkan aparat Brimob dari dalam markas. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Massa juga melakukan pelemparan sejumlah benda ke arah Mako Korps Brimob Polda Metro Jaya di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Aksi unjuk rasa massa dipicu tewasnya pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan akibat dilindas kendaraan rantis Brimob. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Affan Kurniawan tewas dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat terjadi kerusuhan dalam unjuk rasa di depan Gedung DPR RI pada Kamis malam, 28 Agustus 2025. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Affan Kurniawan tewas dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat terjadi kerusuhan saat aksi massa di kawasan Pejompongan pada Kamis malam, 28 Agustus 2025. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Tujuh anggota Brimob telah ditetapkan melanggar kode etik profesi kepolisian. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)