Liputan6.com, Seoul - Kim Keon Hee, istri dari mantan Presiden Korea Selatan yang telah dimakzulkan, Yoon Suk Yeol, didakwa atas tuduhan suap dan sejumlah pelanggaran lainnya. Dakwaan tersebut diumumkan oleh tim jaksa khusus pada Jumat (29/8/2025), di tengah meluasnya penyelidikan terhadap krisis darurat militer di Korea Selatan serta berbagai skandal yang melibatkan keduanya.
Baik Yoon maupun Kim telah ditangkap dan saat ini berada di penjara. Yoon sedang menjalani persidangan atas tuduhan, termasuk pemberontakan setelah diberhentikan dari jabatannya pada April akibat upaya gagal memberlakukan darurat militer pada Desember tahun lalu.
Advertisement
Pasangan ini sedang menjalani penyelidikan terpisah oleh jaksa khusus yang ditunjuk setelah Yoon dicopot dari jabatan dan Presiden Lee Jae Myung mulai menjabat.
Tuduhan terhadap Kim, yang bisa membuatnya dipenjara selama bertahun-tahun jika terbukti bersalah, mencakup berbagai pelanggaran mulai dari manipulasi saham hingga suap, yang juga menyeret sejumlah pemilik bisnis, tokoh agama, dan seorang makelar kekuasaan politik.
Membantah Semua Tuduhan
Sang mantan ibu negara terlibat dalam banyak skandal besar yang menarik perhatian publik, beberapa di antaranya terjadi lebih dari 15 tahun yang lalu. Skandal-skandal ini membayangi masa kepresidenan Yoon yang penuh gejolak dan menyebabkan kerugian politik bagi dirinya serta partai konservatif yang dia pimpin.
Pengacara Kim telah membantah semua tuduhan yang dialamatkan padanya dan menyatakan bahwa laporan-laporan media mengenai beberapa hadiah yang diduga dia terima hanyalah spekulasi tanpa dasar.
Jaksa khusus yang menyelidiki krisis darurat militer negara itu juga pada Jumat mendakwa mantan Perdana Menteri Han Duck Soo, yang ditunjuk oleh Yoon, atas tuduhan membantu pemberontakan dan memberikan kesaksian palsu.