Christine Hakim hingga Almarhum Benyamin Sueb, 5 Artis Ini Terima Bintang Kehormatan dari Prabowo

Beberapa artis besar melegenda dianugerahi Tanda Kehormatan Republik Indonesia oleh Prabowo. Siapa saja mereka?

oleh Vindy ThereciaDiterbitkan 29 Agustus 2025, 19:30 WIB
Benyamin Sueb. (dok. Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada sejumlah tokoh nasional yang berjasa pada Senin (25/08/2025) lalu. Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi negara atas dedikasi dan kontribusi luar biasa para penerima bagi bangsa dan negara.

Bintang kehormatan yang dianugerahkan meliputi Bintang Republik Indonesia Utama, Bintang Mahaputera Adipurna, Bintang Mahaputera, Bintang Jasa, Bintang Kemanusiaan, Bintang Budaya Parama Dharma, dan Bintang Sakti. Masing-masing bintang kehormatan diberikan kepada para tokoh sesuai dengan bidang jasa dan pengabdian mereka yang istimewa.

Di antara para penerima yang terdiri dari politisi hingga tokoh militer, terdapat deretan nama besar dari kalangan seniman dan budayawan tanah air, baik yang masih berkarya maupun yang telah wafat. Penganugerahan ini menjadi bentuk pengakuan dan apresiasi tertinggi dari negara atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam memajukan kebudayaan dan seni di Indonesia.

Ada 5 nama artis besar yang mendapatkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia dari Prabowo. Siapa saja mereka? 


1. Christine Hakim

Christine Hakim. (Foto: Dok. Akun Twitter terverifikasi @jokoanwar)

Herlina Christine Natalia Hakim, atau Christine Hakim, adalah seorang legenda dalam dunia perfilman Indonesia yang reputasinya telah mendunia. Lahir di Jambi pada 25 Desember 1956, ia memulai debut aktingnya dalam film Cinta Pertama (1973) arahan Teguh Karya. Sejak saat itu, kariernya terus menanjak dan terus mendapat tawaran menjadi pemeran utama perempuan dalam film-film berkualitas karya sutradara ternama.

Christine Hakim dikenal karena totalitas dan kemampuannya dalam memerankan berbagai karakter kompleks dengan sangat meyakinkan. Peran-perannya dalam film ikonik seperti Tjoet Nja' Dhien (1988), Daun di Atas Bantal (1998), dan Pasir Berbisik (2001) tidak hanya menuai pujian kritis tetapi juga memperkuat statusnya sebagai aktris terbaik di generasinya. Kiprahnya di kancah internasional juga sangat gemilang, terbukti dengan keterlibatannya dalam film Hollywood Eat Pray Love (2010) dan serial HBO The Last of Us.

Dominasi Christine Hakim di ajang Festival Film Indonesia terbukti dengan koleksi Piala Citra yang ia miliki. Aktris legendaris ini tercatat sebagai salah satu pemegang Piala Citra terbanyak, dengan total 9 piala yang berhasil diraihnya. Kemenangan tersebut secara rinci terdiri dari 6 piala sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik dan 3 piala sebagai Pemeran Pendukung.

Lanjut Baca:

Di luar akting, Christine Hakim juga aktif sebagai produser film dan juri di berbagai festival film internasional, termasuk Festival Film Cannes. Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Utama kepadanya adalah pengakuan negara atas jasa-jasanya yang luar biasa dalam mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia melalui seni dan budaya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya