Alasan Sebenarnya Benjamin Sesko Ambil Penalti ke-10 Saat Manchester United Kalah dari Grimsby

Manchester United harus tersingkir dari Carabao Cup setelah kalah adu penalti melawan Grimsby Town, Kamis (28/8/2025) dini hari WIB. Hasil ini menjadi salah satu malam paling memalukan dalam sejarah terbaru klub.

oleh Aga Deta AndityaDiperbarui 29 Agustus 2025, 10:38 WIB
Benjamin Sesko dari Manchester United menyapa para penggemar selama pertandingan Premier League antara Manchester United dan Arsenal di Stadion Old Trafford di Manchester, Inggris, Minggu, 17 Agustus 2025. (Foto AP/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United harus tersingkir dari Carabao Cup setelah kalah adu penalti melawan Grimsby Town, Kamis (28/8/2025) dini hari WIB. Hasil ini menjadi salah satu malam paling memalukan dalam sejarah terbaru klub.

Pertandingan berjalan sulit sejak awal, meski United sempat bangkit melalui gol Bryan Mbeumo dan Harry Maguire. Namun, usaha itu hanya memperpanjang laga hingga babak adu penalti yang penuh tekanan.

Dalam drama menegangkan tersebut, kedua tim mengeksekusi hingga 13 penalti. Sayangnya, United harus menyerah setelah Matheus Cunha dan Mbeumo gagal menunaikan tugas mereka.

Kekalahan ini meninggalkan banyak catatan, salah satunya keputusan aneh terkait giliran penalti Benjamin Sesko. Striker anyar United itu justru maju sebagai penendang ke-10.


Mengapa Sesko Ambil Penalti ke-10

Martin Zubimendi dari Arsenal, kanan, menantang Benjamin Sesko dari Manchester United dalam pertandingan Premier League antara Manchester United dan Arsenal di Stadion Old Trafford di Manchester, Inggris, Minggu, 17 Agustus 2025. (Foto AP/Dave Thompson)

Keputusan menempatkan Sesko sebagai penendang ke-10 menuai kritik luas. Banyak yang menilai seorang penyerang seharusnya tampil lebih awal dalam adu penalti.

Sejumlah pengamat bahkan menyebut keputusan itu menunjukkan adanya budaya takut dalam skuad United. Hal ini diperkuat komentar jurnalis olahraga yang menyebut striker baru klub tampak enggan mengambil tanggung jawab.

Namun, jurnalis BBC Simon Stone menjelaskan bahwa alasan Sesko maju belakangan adalah karena ia mengalami kram. Kondisi fisiknya membuat pelatih menaruhnya di urutan terakhir untuk memberi waktu pemulihan lebih.


Tantangan Sesko ke Depan

Pemain Manchester United, Benjamin Sesko, saat pertandingan melawan Fulham di pekan kedua Premier League 2025/2026 di Craven Cottage, Minggu (24/8/2025) malam WIB. Laga tersebut berakhri imbang 1-1. (JUSTIN TALLIS / AFP)

Meski tampil kurang mengesankan melawan Grimsby, Sesko menunjukkan ketenangan saat mengeksekusi penaltinya. Hal ini membuktikan kapasitasnya dalam momen penuh tekanan.

Namun, performa keseluruhan Sesko masih menuai kekecewaan. Ia terlihat kesulitan menghadapi bek-bek Grimsby dan jarang mendapat suplai bola matang dari rekan setimnya.

Sesko kini membutuhkan gol cepat di laga berikutnya melawan Burnley. Sebuah gol dapat meredam kritik sekaligus memberi kepercayaan diri untuk melanjutkan musim dengan lebih baik.


Posisi MU di Klasemen Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya