Lindas Driver Ojol, Spesifikasi Rantis Brimob Berlapis Baja Anti Huru-Hara

Dalam video yang beredar luas, mobil rantis Brimob ini menabrak seorang yang berjaket ojol. Kendaraan sempat berhenti, namun kembali melaju hingga melindas korban tersebut

oleh Arief AszhariDiterbitkan 29 Agustus 2025, 11:45 WIB
Ilustrasi Mobil rantis milik Brimob (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Liputan6.com, Jakarta - Kejadian memilukan terjadi, saat demo yang dilakukan di Gedung DPR, Kamis (28/8/2025). Seorang pengemudi ojek online (ojol) bahkan merenggang nyawa, setelah dilindas oleh mobil rantis Brimob, di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Selatan.

Dalam video yang beredar luas, mobil rantis Brimob ini menabrak seorang yang berjaket ojol. Kendaraan sempat berhenti, namun kembali melaju hingga melindas korban tersebut.

Dugaan sementara, mobil taktis Brimob yang melindas pengemudi ojol ini, adalah rantis Rimueng, yang merupakan kendaraan patroli jarak jauh yang bisa digunakan untuk berbagai tugas operasi, seperti pengamanan unjuk rasa, pengamanan VVIP, dan sebagai kendaraan pertempuran konvensional.

Disitat dari akun instagram Humas Koprs Brimob, mobil taktis ini dipesenjatai mesin besar 3.200 cc, dengan diklaim mampu melaju dengan kecepatan 100 km/jam di perkotaan, dan juga dapat melaju di medan ekstrim.

Selain itu, mobil taktis ini juga dibekali dengan mounting gun jenis senapan serbu dan 2 volcano gas air mata kaliber 38 mm. Penembak gas air mata itu dapat memuat 15 peluru gas air mata. Gas air mata dapat ditembakkan seara otomatis sebanyak 15 peluru atau sistem manual dengan sekali tembak 5 peluru. Mobil ini, juga dilapisi baja dan bisa menahan berbagai serangan dan punya bobot hingga 12 ton. kaca jendelanya, juga kuat yang bisa menangkal serangan peluru dengan sertifikasi NIJ level 3.

Jadi, sejatinya mobil ini tidak akan mengalami kerusakan apapun, dan masih mampu melindungi awaknya jika terkena senjata tajam, ataupun bambu, kayu, dan lainnya yang dibawa oleh para demonstran.

Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Republik Indonesia atau Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim menyampaikan, ada tujuh anggota Polri yang berada di dalam mobil rantis Brimob penabrak pengemudi ojek online (pengemudi ojol) hingga tewas saat demo 28 Agustus 2025.

Tujuh Anggota di Dalam Mobil Rantis Brimob

"Jadi saat ini perlu saya sampaikan kembali, pelaku sudah diamankan. Pelaku tujuh orang sudah kita lakukan pemeriksaan gabungan dari Propam Mabes dan Brimob Polri," tutur Karim di RSCM, Jakarta Pusat, Jumat dini hari (29/8/2025).

Menurutnya, pemeriksaan terhadap tujuh anggota tersebut dilakukan di Markas Brimob Polda Metro Jaya kawasan Kwitang, Jakarta Pusat.

"Jadi sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan. Kendaraan sudah diamankan, sudah ada di Kwitang. Jadi kendaraan dan pelaku tujuh orang dalam pemeriksaan," jelas Karim.

 

Infografis Esemka dan Program Mobil Nasional. (Liputan6.com/Triyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya