Liputan6.com, Jakarta - Suasana haru menyelimuti rumah duka Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal dunia dalam insiden demo rusuh di Jakarta pada Kamis malam, 28 Agustus 2025.
Berdasarkan pantauan Liputan6.com, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut datang untuk memberikan penghormatan terakhir dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga. Dia tiba di rumah duka yang ada di Jalan Lasem, Menteng, Jakarta Pusat pada pukul 08.40 WIB
Advertisement
Kedatangan Anies disambut isak tangis keluarga dan para pelayat. Erlina, ibu almarhum, tak kuasa menahan air mata saat melihat kedatangan Anies.
Saat melihat Anies datang, Erlina langsung terisak. Sambil berteriak, ia menyampaikan keluh kesahnya atas peristiwa yang merenggut nyawa putra tercintanya.
“Anak saya sudah nggak ada, Pak. Sudah ga ada anak saya,” kata Erlina.
Anies terlihat menunduk dan menggenggam tangan Erlina dengan erat, berusaha untuk menenangkan sang ibu. Ia juga mengungkapkan belasungkawa mendalam.
Sementara itu, anggota keluarga Affan yang lain juga menyampaikan hal yang sama kepada Anies. Dia meminta keadilan ditegakkan.
“Kita minta keadilannya, rakyat kecil ditindas, Pak,” ucapnya.
Di rumah duka, pelayat dari berbagai kalangan juga hadir, termasuk rekan sesama pengemudi ojol. Termasuk Direktur Utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), Patrick Walujo hingga Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi beserta jajaran.
Hingga pukul 09.07 WIB Anies dan sejumlah tokoh tersebut masih berada di rumah duka. Jenazah dalam proses untuk disalatkan di masjid terdekat.
Insiden Ojol Terlindas Mobil Baracuda Polisi
Sebelumnya, demo buruh 28 Agustus di Gedung DPR berubah menjadi kerusuhan hingga merembet ke permukiman warga dan berlangsung hingga malam hari.
Sejumlah pengemudi ojek online menjadi korban akibat demo yang berakhir ricuh pada Kamis (28/8/2025). Dikabarkan, seorang pengemudi ojol dilaporkan meninggal dunia.
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak mobil baracuda polisi menerabas masuk ke dalam kerumunan massa hingga melindas seorang pengemudi ojol, atas nama Affan Kurniawan.
Hal itu dibenarkan oleh Ketua Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono. Dia membenarkan ada korban meninggal.
"Betul. Ini baru satu kabarnya. Iya (meninggal)," kata Raden Igun.
Igun mengatakan, korban meninggal yang diketahui baru satu orang. Tapi, ada beberapa lagi yang dikabarkan alami luka-luka.
"Ada beberapa korban lagi. Saya lagi on the way di rumah sakit," ucap dia.
Dia mengatakan, korban meninggal diduga akibat terlindas mobil rantis Brimob.
"Betul terlindas rantis," ucap dia.