Ini Dalang Pemicu Demo Rusuh 28 Agustus di Gedung DPR versi Polisi

Penyusup Ini sama sekali tidak menyampaikan pendapatnya di depan gedung DPR-MPR atau di sekitar ini, tapi langsung melakukan tindakan-tindakan anarkis.

oleh Ady AnugrahadiDiperbarui 28 Agustus 2025, 20:14 WIB
Aksi unjuk rasa yang dilakukan sekelompok massa dan mahasiswa di depan gedung MPR, DPR dan DPD, Jakarta, Kamis (28/8/2025) berlangsung ricuh. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta Polisi menyatakan, ada penyusup yang masuk ke dalam demo buruh dan mahasiswa di depan gedung DPR/MPR RI, Kamis (28/8/2025). Penyusup tersebut membuat aksi yang awalnya berjalan aman berubah ricuh. 

Hal itu diungkap oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi. Dia mengatakan, massa yang tak dikenal membakar bendera, naik pagar, merusak CCTV, hingga mencoret tembok di pinggir tol. Bahkan, mereka masuk ke jalur tol dan membahayakan pengguna jalan.

"Ada hal yang sangat disayangkan tadi, di saat saudara-saudara kami, rekan-rekan kami dari salah satu kampus, melakukan penyampaian pendapat di depan gedung DPR-RI, ini ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang tidak memiliki struktur dan identitas, tidak ada koordinator lapangannya, yang langsung melakukan tindakan yang menyebabkan terganggunya ketertiban," kata di Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat pada Kamis (28/8/2025).

Langsung Anarkis

Menurut Ade Ary, penyusup Ini sama sekali tidak menyampaikan pendapatnya di depan gedung DPR-MPR atau di sekitar ini, tapi langsung melakukan tindakan-tindakan anarkis. 

"Tidak diketahui ini struktur organisasinya dari mana, entitas mana, koordinator lapangannya siapa, dan lain sebagainya," ucap dia.

Dia mengatakan, kepolisian melakukan tahapan-tahapan kegiatan kepolisian dalam rangka terciptanya situasi Kamtibmas dimulai dari imbauan-imbauan hingga akhirnya dilakukan penertiban.

Hingga malam, pukul 18.45 WIB, situasi masih aman terkendali. Kepolisian masih bersiaga di lapangan.

"Petugas kami masih di lapangan, kekuatan lengkap untuk melakukan patroli mobile, melakukan imbauan, melakukan edukasi kepada masyarakat yang sedang beraktivitas agar saling menghormati hak dan kewajiban satu sama lain.Dan kami tegaskan sampai dengan malam ini situasi aman terkendali," ucap dia.

Massa berkumpul saat terjadi ricuh akibat unjuk rasa di sekitar jalan Pejompongan, Jakarta, Rabu (25/9/2019). Polisi menembakan gas air mata di kerumunan massa setelah unjuk rasa pelajar STM bentrok dengan aparat kepolisian dibelakang Gedung DPR/MPR. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Jenderal Intelijen Angkat Bicara

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Hendropriyono mengungkapkan ada dalang dari pihak luar di balik aksi demonstrasi di Gedung MPR/DPR yang berujung ricuh beberapa waktu lalu. Hendropriyono berjanji akan mengungkapkan sosok tersebut.

"Ini ada yang main gitu. Pada waktunya saya bisa sampaikan namanya yang main. Itu dari sana," kata Hendropriyono di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (28/8/2025).

"Dari luar. Dari luar," sambungnya.

Menurut dia, pihak luar tersebut menggerakan kaki tangannya yang ada di Indonesia. Hendropriyono meyakini pihak dalam negeri ini tak menyadari bahwa dirinya diperalat. 

"Orang yang dari luar hanya menggerakkan kaki tangannya yang ada di dalam. Dan saya sangat yakin bahwa kaki tangannya di dalam ini tidak ngerti bahwa dia dipakai. Tapi pada waktunya nanti harus dibuka," jelasnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya