5 Aktivitas Berkebun yang Harus Dihindari saat Terik, Cegah Stres Tanaman

Ketahui aktivitas berkebun yang tak boleh dilakukan saat matahari terik agar tanaman tetap sehat dan subur. Hindari kesalahan umum yang bisa merusak kebun impian Anda.

oleh Arini NuranisaDiterbitkan 28 Agustus 2025, 11:30 WIB
Seorang perempuan sedang berkebun di rumahnya (Foto Dok: Freepik/jcomp).

Liputan6.com, Jakarta Berkebun memberi rasa tenang dan bahagia, tetapi waktu yang dipilih sangat penting. Aktivitas di bawah terik matahari justru berisiko, sebab suhu tinggi dan sinar UV bisa membuat tubuh lelah serta memicu stres serius pada tanaman.

Tanaman punya cara bertahan dari panas, namun paparan berlebih dapat berakibat buruk. Jika terus-menerus terpapar tanpa perawatan tepat, tanaman bisa dehidrasi, layu, hingga mati. Waktu berkebun yang bijak jadi kunci kesuburan.

Agar tanaman tetap sehat, pekebun perlu memilih jam terbaik untuk bekerja. Hindari puncak siang yang terik. Memahami kondisi lingkungan membantu menjaga produktivitas kebun sekaligus mencegah risiko pada kesehatan tanaman.

Dilansir Liputan6.com dari The Spruce, Kamis (28/8/2025), aktivitas berkebun disarankan dilakukan pagi atau sore hari. Udara lebih sejuk dan sinar matahari tidak terlalu menyengat, sehingga tanaman terhindar dari stres dan hasil kebun lebih optimal.

1. Menyiram Tanaman

Dengan mengajari anak-anak untuk menjaga lingkungan, maka akan terbentuk kebiasaan yang baik di masa depan. (Foto: Pexels/Maggie My Photo Album)

Menyiram tanaman di bawah terik matahari, terutama pukul 10 pagi–4 sore, tidak efektif karena air cepat menguap dan hanya membuang sumber daya. Tetesan air di daun bahkan bisa memicu daun terbakar akibat panas.

Waktu ideal menyiram adalah pagi hari pukul 5–9, saat suhu sejuk dan tanaman bisa menyerap air maksimal. Daun pun sempat mengering sebelum malam, sehingga risiko penyakit jamur dapat diminimalkan.

2. Memindahkan Bibit (Transplanting Seedlings)

Ilustrasi menanam bibit baru agar alam lestari (dok. unsplash/noah buscher)

Memindahkan bibit muda saat terik membuat mereka cepat layu dan stres, bahkan bisa mati. Panas ekstrem menghambat adaptasi dan membuat bibit sulit menancapkan akar di tanah baru dengan baik.

Waktu terbaik transplantasi adalah sore atau senja, ketika suhu menurun. Bibit punya waktu semalaman untuk beradaptasi, apalagi jika langsung diberi cukup air agar tetap segar dan siap tumbuh subur.

3. Pemangkasan Berat (Heavy Pruning)

Aktivitas berkebun dapat menyalurkan kecermatan sekaligus memberi kepuasan saat melihat hasil yang rapi, teratur, dan tumbuh sempurna sesuai rencana. (Foto dok: Freepik/EyeEm).

Pemangkasan saat terik sebaiknya dihindari karena bisa memicu sunburn, dehidrasi, dan stres berat pada tanaman. Bagian dalam yang terbuka akibat pemangkasan rentan panas, oksidasi, serta kehilangan air.

Selain itu, pemangkasan memicu pertumbuhan baru yang butuh energi dan air, sementara tanaman saat panas justru berusaha menghemat sumber daya. Lakukan malam hari dan siram cukup agar tanaman cepat pulih.

4. Menanam Benih (Planting Seeds)

Ilustrasi Bibit Pohon, Penghijauan. Photo by Francesco Gallarotti on Unsplash

Menanam benih di bawah terik matahari sebaiknya dihindari karena panas membuat tanah cepat kering. Kondisi ini menghambat benih menyerap air, sehingga akar sulit tumbuh atau bahkan gagal berkecambah.

Untuk hasil optimal, tanamlah benih sore atau senja lalu siram secukupnya. Waktu ini memberi kesempatan benih beradaptasi dan menyerap air semalaman sebelum menghadapi panas esok hari, meningkatkan peluang tumbuh sukses.

5. Pemupukan (Fertilizing)

Tips Bikin Kebun Sayur Depan Rumah di Lahan Sempit (Sumber: Ilustrasi: Qwen AI)

Saat cuaca panas, tanaman sudah stres dan dehidrasi. Memberi pupuk justru memperparah kondisi karena garam dalam pupuk menarik kelembaban dari akar, sehingga risiko kerusakan makin besar.

Pemupukan terbaik dilakukan saat suhu sejuk, misalnya di musim semi atau gugur. Pada kondisi ini tanaman lebih siap menyerap nutrisi tambahan, tanah tetap sehat, dan akar terlindungi dari penumpukan garam.

FAQ

Mengapa tidak boleh menyiram tanaman saat matahari terik?

Menyiram tanaman saat matahari terik, terutama antara pukul 10 pagi hingga 4 sore, menyebabkan air menguap sebelum mencapai akar dan tetesan air pada daun dapat membakar daun karena efek lensa pembesar.

Kapan waktu terbaik untuk memindahkan bibit atau menanam benih?

Waktu terbaik untuk memindahkan bibit atau menanam benih adalah saat senja atau sore hari. Suhu yang lebih sejuk memberikan kesempatan bagi tanaman untuk beradaptasi semalaman sebelum terpapar sinar matahari.

Apa risiko pemangkasan berat saat cuaca panas?

Pemangkasan berat saat cuaca panas dapat menyebabkan tanaman terbakar sinar matahari dan stres. Bagian dalam tanaman yang terekspos menjadi rentan terhadap panas dan dehidrasi, serta memicu pertumbuhan yang membutuhkan banyak energi.

Mengapa pemupukan tidak disarankan saat cuaca sangat panas?

Saat cuaca panas, tanaman sudah dalam kondisi stres. Menambahkan pupuk dapat memperparah dehidrasi dan membebani tanaman karena mereka tidak dapat memproses nutrisi secara efisien, berpotensi merusak akar dan tanah.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya