43 Musisi Siap Guncang Axean Festival 2025 di Bali, Ada Kelompok Penerbang Roket Hingga Banda Neira

AXEAN Festival siap digelar di Bali pada 13-14 September 2025. Dengan 43 penampil, festival ini janjikan showcase musik regional terbesar penuh kolaborasi.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 27 Agustus 2025, 12:57 WIB
AXEAN Festival siap digelar di Bali pada 13-14 September 2025. Dengan 43 penampil, festival ini janjikan showcase musik regional terbesar penuh kolaborasi. (Foto: Dok. Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Pergelaran AXEAN Festival 2025 resmi mengumumkan line-up final untuk edisi tahun ini. Setidaknya ada 43 penampil yang bakal tersebar di tiga panggung contemporary village center, Jimbaran Hub di Bali, dari 13 hingga 14 September 2025.

Sejumlah musisi yang sedang naik daun di skena musik Indonesia akan menghangatkan panggung AXEAN Festival 2025 antara lain kuintet metal/hardcore AVHATH, Banda Neira, Gozal, band rock alternatif Grizzly Cuive, hingga Monke.

Sandstorm of Youth, Xandega, serta Jason Ranti, juga menyemarakkan suasana. Ada pula musisi Malaysia Alextbh, BIGPOM dari Laos, band rock Cvptain Morgans asal Thailand, Weejah dari Filipina, lalu Kelompok Penerbang Roket.

Lewat pernyataan tertulis yang diterima Showbiz Liputan6.com, Rabu (27/8/2025), Head of TuneCore Southeast Asia, Cyrus Chen, mengenang proses seleksi hingga akhirnya memilih penampilan terbaik yang punya potensi global.

 


Dari 27 Finalis

Kelompok Penerbang Roket. (Foto: Dok. Berita Angkasa)

Cyrus Chen menjelaskan, mulanya dengan submisi dua mingguan, menarik lebih dari 600 entri dengan potensi tak main-main. Para musisi terpilih lalu melanjutkan proses dengan penampilan langsung bulanan di venue-venue lokal.

Pemenang tiap bulan melaju ke babak grand final tingkat negara. “Dari 27 finalis, panel lokal kami memilih enam musisi untuk tampil di AXEAN. Yang paling mengejutkan adalah betapa dalamnya bakat yang perlu digali,” kata Cyrus Chen.

 


Banyak Permata Tersembunyi

“Kami menemukan banyak sekali permata tersembunyi yang tersebar seantero genre dan gaya yang begitu beragam. Cukup mengagetkan, karena banyak dari para musisi ini belum merilis musik mereka secara formal,” ujarnya.

Terkait kriteria yang dipakai dalam memilih para penampil di panggung TuneCore AXEAN, Cyrus Chen menggarisbawahi pentingnya autentisitas, range, dan memprioritaskan musisi yang musiknya mengintegrasikan gaya lokal plus pengaruh kultural.

 


Aspek Bakat dan Spektrum Genre

Aspek bakat dan spektrum genre yang beragam juga sangat penting. Di sisi lain, AXEAN Festival 2025 berkolaborasi dengan The Orchard, perusahaan distribusi musik terkemuka yang beroperasi di lebih dari 49 kota di penjuru dunia.

Kolaborasi ini bermuara pada komitmen merawat peluang nyata, terlepas dari pemberdayaan para musisi secara digital. The Orchard’s Senior Director, Southeast Asia, Prahlad Prabhas, menyatakan kolaborasi ini selaras dengan falsafah The Orchard.

“Yakni untuk membantu para musisi tumbuh di luar pasar rumah mereka. Bagi kami, ini lebih dari sekadar musik. Ini tentang merayakan kreativitas dan energi Asia Tenggara dan membagikannya kepada dunia,” Prahlad Prabhas memaparkan.

Infografis 10 Venue Konser Musik Berstandar Internasional di Indonesia. (Liputan6.com/Abdillah)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya