Liputan6.com, Jakarta - Dalam episode ini, kehidupan para Gen Z penuh dengan kejadian menarik dan dinamika hubungan yang rumit. Dari pertemuan emosional hingga rencana yang penuh rahasia, semuanya terungkap dalam hari yang penuh kejutan.
Devon duduk bersandar, memainkan gelas kosong di tangannya. Di depannya, Matthew mengetuk-ngetukkan jari di meja dengan gelisah. Devon berbicara tentang Axel, dan aku merasa dia mungkin berencana melakukan sesuatu terkait Rose.
Advertisement
Setelah sesi yoga, Gaspol dan Chaos Crew masih terengah-engah, namun suasana tetap riuh. Sarapan sudah tertata di meja ketika ANGELICA muncul dengan gaya megah, membawa nampan penuh makanan. SELAMAT PAGIIIIII! Hari ini kita sarapan mewah ala hotel bintang tujuh! serunya.
Raisa berdiri dengan hati-hati, dengan Mohan menopang lengan kanannya dan Catalina memastikan kruk terpasang dengan baik di sisi kirinya. Raisa menarik napas dalam, mencoba melangkah, dan merasa bahagia bisa berdiri lagi. Mohan mendukungnya sambil berkata, Langkah kecil hari ini sama dengan marathon besok. Raisa tertawa kecil mendengarnya.
Axel Tak Bisa Diam
AXEL melaju dengan motornya, tatapannya tajam. Dalam hati, Axel berkata, Aku nggak bisa diam. Aku harus menemukan buktinya agar Tante tahu kebenarannya.
Pintu rumah terbuka, dan AQEELA keluar dengan seragam rapi serta ransel di punggung. Harry melihatnya sejenak sebelum membuka pintu mobil untuknya. Aqeela berseru dengan ceria, Terima kasih, kapten! Harry membalas, Sama-sama, nona manis.
Di kursi belakang mobil, Raisa, Aqeela, dan Harry duduk bersama. Sebelum mobil bergerak, suasana sudah terasa hangat. Aqeela menyapa semua dengan semangat, dan Raisa tersenyum, Semangat sekali kamu hari ini, Qeel!
Sementara itu, Fattah mengemudi ketika ponselnya berdering. Nama ZARA muncul di layar. Zara berdiri di pinggir gang dengan tasnya, berbicara di telepon, Fattah... kamu nggak usah jemput aku. Fattah mengernyit, matanya penuh dengan rasa ingin tahu.