Gagal Penalti di Fulham vs Man Utd, Ini Pembelaan Bruno Fernandes

Pertandingan Fulham vs Man Utd berakhir 1-1 di Craven Cottage. Kegagalan penalti Bruno Fernandes menjadi sorotan utama, namun ia punya penjelasan menarik di balik insiden tersebut.

oleh Harley IkhsanDiperbarui 25 Agustus 2025, 14:45 WIB
Pemain Manchester United, Bruno Fernandes, tertunduk lesu setelah MU ditahan imbang Fulham dalam laga pekan ke-2 Premier League 2025/2026 di Craven Cottage, Minggu (24/8/2025) malam WIB. (AFP/Justin Tallis)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 melawan Fulham dalam lanjutan Liga Inggris. Pertandingan sengit ini berlangsung di markas Fulham, Craven Cottage, London, pada Minggu (24/8/2025) malam WIB.

Hasil seri ini diwarnai oleh insiden krusial, yaitu kegagalan eksekusi penalti oleh kapten Manchester United, Bruno Fernandes. Tendangan Fernandes melambung jauh di atas mistar gawang Fulham menjelang akhir babak pertama.

Saat itu, skor pertandingan masih imbang tanpa gol, dan kegagalan tersebut berpotensi mengubah jalannya laga. Meskipun United akhirnya unggul lebih dulu melalui gol bunuh diri, Fulham berhasil menyamakan kedudukan, memastikan kedua tim membawa pulang satu poin.


Hasil Imbang dan Insiden Penalti Krusial

Pemain Manchester United, Bruno Fernandes, melepaskan tendangan penalti ke gawang Fulham dalam laga pekan ke-2 Premier League 2025/2026 di Craven Cottage, Minggu (24/8/2025) malam WIB. (AFP/Justin Tallis)

Laga antara Fulham vs Man Utd berlangsung ketat sejak awal. Manchester United sempat memimpin melalui gol bunuh diri Rodrigo Muniz di babak kedua, namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama.

Emile Smith Rowe berhasil menyamakan kedudukan bagi Fulham dengan sentuhan pertamanya sebagai pemain pengganti. Gol penyama kedudukan ini memastikan skor akhir 1-1, membagi poin untuk kedua tim.

Sebelum gol-gol tercipta, momen paling disorot adalah kegagalan penalti Bruno Fernandes. "Fernandes melambungkan tendangan penaltinya tinggi ke arah Hammy End, membuat lega para penonton tuan rumah," demikian laporan dari Telangana Today.

Insiden ini terjadi saat skor masih 0-0, memberikan Fulham keuntungan moral yang signifikan. Kegagalan Fernandes tersebut menjadi titik balik penting dalam dinamika pertandingan.


Penjelasan Bruno Fernandes Mengenai Kegagalan Penalti

Bruno Fernandes dari Manchester United gagal mengeksekusi penalti dalam laga Premier League antara Fulham dan Manchester United di Craven Cottage, London, Minggu, 24 Agustus 2025. (Adam Davy/PA via AP)

Setelah pertandingan, Bruno Fernandes memberikan penjelasan mengenai kegagalan penaltinya. Ia mengakui bahwa eksekusinya sangat buruk dan tidak sesuai harapan.

"Sepakan saya yang diarahkan ke bola sangat buruk. Saya terlalu ke bawah menendang bola dan itulah sebabnya bola melambung di atas mistar," ujar Fernandes, menjelaskan secara teknis kesalahannya.

Pengakuan ini menunjukkan bahwa Fernandes menyadari sepenuhnya kesalahan teknis dalam tendangannya. Ia tidak mencari alasan lain terkait performa buruknya di titik putih.

Meski demikian, Fernandes juga menyinggung insiden kecil yang terjadi sesaat sebelum penalti. Insiden tersebut melibatkan dirinya dengan wasit pertandingan.


Insiden dengan Wasit dan Rutinitas Penendang Penalti

Pemain Manchester United, Bruno Fernandes, tak mampu menutupi kekecewaan setelah gagal mencetak gol melalui titik putih saat melawan Fulham dalam laga pekan ke-2 Premier League 2025/2026 di Craven Cottage, Minggu (24/8/2025) malam WIB. (Adam Davy/PA via AP)

Bruno Fernandes mengungkapkan kekesalannya terhadap wasit Chris Kavanagh. Wasit tersebut sempat menyenggol bahunya saat Fernandes sedang bersiap mengambil ancang-ancang penalti.

"Saya kesal karena wasit tidak meminta maaf, dan itulah yang memicu saya saat itu," kata Fernandes kepada Sky Sports. Insiden ini terjadi ketika Fernandes berjalan mundur untuk memulai rutinitasnya.

Meskipun merasa terganggu, Fernandes menegaskan bahwa insiden dengan wasit bukanlah alasan utama kegagalannya. Ia tetap mengakui bahwa tendangannya sendiri yang bermasalah.

"Tetapi itu bukan alasan untuk gagal mengeksekusi penalti," tegasnya. Ia menambahkan bahwa setiap penendang penalti memiliki rutinitas dan kebiasaan tersendiri yang perlu dijaga konsistensinya sebelum menendang bola.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya