Bukan Cuma Jadon Sancho yang Bermasalah, Agennya Juga Muluk-Muluk!

AS Roma serius memburu Jadon Sancho dari Manchester United, namun tuntutan komisi agen sebesar 10 juta euro bisa menggagalkan transfer ini.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 22 Agustus 2025, 18:32 WIB
Jadon Sancho - Pemain berusia 21 tahun itu belum juga menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga saat ini di Manchester United. Meski begitu mantan bintang Bundesliga ini tetap menerima gaji sebesar 350 ribu pound sterling atau senilai Rp6,8 miliar per pekan. (AFP/Oli Scarff)

Liputan6.com, Jakarta AS Roma dikabarkan menjadikan Jadon Sancho sebagai prioritas utama dalam bursa transfer musim panas ini. Winger Manchester United berusia 25 tahun itu diprediksi akan meninggalkan Old Trafford sebelum jendela transfer ditutup. Namun, proses kepindahannya kini menghadapi situasi pelik karena tarik-ulur di balik layar.

Menurut laporan Corriere dello Sport, Roma percaya Sancho adalah kepingan yang mereka butuhkan untuk meningkatkan kualitas skuad.

Klub Italia itu bahkan sudah menyiapkan paket senilai 19 juta euro plus bonus 5 juta euro, disertai gaji tahunan 6,5 juta euro untuk sang pemain. Penawaran ini disebut cukup menggiurkan jika dibandingkan dengan situasi Sancho di United.

Meski begitu, tawaran Roma ternyata bukanlah masalah utama. Permintaan dari agen Sancho yang dinilai terlalu tinggi justru menjadi penghalang besar yang bisa membuat transfer ini gagal total.


Tuntutan Agen Jadi Kendala

Jadon Sancho. Sayap kiri Inggris berusia 22 tahun ini menjadi pemain termahal keempat dalam Derby Manchester edisi terbaru. Jadon Sancho didatangkan Manchester United pada awal musim 2021/2022 dari Borussia Dormund dengan nilai transfer 85 juta euro atau kini setara Rp1,39 triliun. Dalam Derby Manchester di Liga Inggris ia selalu tampil dalam 3 kesempatan dengan torehan 1 gol. (AFP/Paul Ellis)

Agen Sancho dikabarkan meminta komisi senilai 10 juta euro agar transfer dapat terealisasi. Angka tersebut dianggap terlalu besar dan telah membuat klub-klub besar seperti Atletico Madrid serta Juventus mundur dari perburuan. Roma sendiri disebut siap melonggarkan batas keuangan mereka, tetapi permintaan agen itu bisa menjadi tembok yang sulit ditembus.

Di sisi lain, Roma masih berusaha mencari jalan keluar. Negosiasi terus berjalan, namun beban tambahan berupa tuntutan komisi tersebut bisa saja membuat kesepakatan berakhir buntu. Situasi ini menambah ketegangan menjelang penutupan bursa transfer.

United sendiri disebut hanya bisa memuluskan jalan Sancho ke Roma jika bersedia memberikan paket pesangon yang signifikan. Langkah itu bisa membantu Roma menutup angka 10 juta euro yang diminta pihak agen.


Pilihan Lain untuk Sancho

Gelandang Chelsea asal Inggris bernomor punggung 19, Jadon Sancho, merayakan gol kelima timnya selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Southampton dan Chelsea di Stadion St Mary di Southampton, Inggris selatan, pada tanggal 4 Desember 2024. (Glyn KIRK/AFP)

Sementara Roma terus menekan, Sancho masih bersikap selektif dalam menentukan masa depannya. Klub Turki, Besiktas, telah menunjukkan minat dan bersiap melakukan manuver jika sang winger masih tanpa klub usai bursa utama Eropa berakhir pada 1 September.

Namun, sumber terdekat dengan sang pemain menegaskan bahwa opsi ke Turki belum ada dalam rencana. Sancho dikatakan masih menunggu kesempatan bergabung dengan klub dari liga top Eropa, langkah yang dianggap penting untuk menjaga peluang masuk skuad Inggris di Piala Dunia 2026.

Sejak bergabung dengan United, Sancho baru mencatat 83 penampilan, jumlah yang terbilang mengecewakan dibandingkan ekspektasi besar saat kedatangannya.

Cedera, perubahan taktik, serta konflik dengan Erik Ten Hag membuat perjalanannya di Old Trafford jauh dari harapan, dan kini baik klub maupun pemain sama-sama ingin segera berpisah.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya