Liputan6.com, Jakarta Tren desain interior selalu berputar, dan kini gaya rumah nenek kembali populer. Sentuhan klasik penuh kenyamanan yang dulu dianggap usang kini dilirik lagi oleh desainer, membuktikan pesonanya abadi.
Fenomena ini menandai pergeseran dari estetika minimalis ke gaya hangat, personal, dan penuh karakter. Inspirasi rumah nenek membawa nostalgia menenangkan, serta ruang untuk bermain pola dan tekstur.
Advertisement
Bukan sekadar tren, kebangkitan ini adalah bentuk apresiasi terhadap keindahan klasik yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan modern. Dekorasi lama kini hadir dengan sentuhan baru yang lebih segar.
Dilansir Liputan6.com dari Real Simple, Jumat (22/8/2025), artikel ini mengulas tiga tren dekorasi rumah nenek yang kembali digemari. Dari tirai anggun hingga detail bordir, elemen ini mampu menciptakan suasana hangat dan personal di hunian masa kini.
1. Tirai dan Perangkat Keras Tradisional
Perawatan jendela sering diabaikan, padahal tirai tradisional bisa memberi kepribadian lebih kaya pada ruangan. Dengan bahan berkualitas dan perangkat berornamen, tirai klasik mampu jadi titik fokus elegan yang mempercantik interior.
Desainer Mandy Cheng menyoroti kembalinya batang gorden tradisional dengan finial berornamen. Gaya ini tak hanya fungsional, tapi juga menambah nilai estetika, terutama untuk rumah bergaya Mediterania.
Penggunaan bahan klasik seperti chintz bunga, toile, atau renda memberi tekstur dan nuansa hangat khas rumah nenek. Tirai tradisional ini jadi salah satu tren dekorasi yang kembali populer dan memperkaya tampilan rumah modern.
2. Border Wallpaper
Pada era 1980–1990-an, border wallpaper jadi dekorasi populer di banyak rumah. Cara ini dianggap cerdas untuk menambah pola tanpa menutupi seluruh dinding, memberi sentuhan dekoratif dengan komitmen yang ringan.
Kini, tren ini kembali diminati berkat Alexandra Gater yang melihat border wallpaper sebagai cara mudah memberi karakter pada ruangan. Meski sederhana, hasilnya tetap mampu menciptakan pernyataan desain yang kuat.
Keunggulan lain ada pada kemudahan pemasangan. Border wallpaper cocok untuk pemula DIY yang ingin bereksperimen tanpa usaha besar. Tak heran jika tren vintage ini kembali populer sebagai dekorasi rumah modern.
3. Detail Bergelombang dan Bordir
Dekorasi renda klasik kini berevolusi menjadi detail bergelombang dan bordir manis yang banyak hadir di berbagai elemen rumah. Sentuhan vintage ini memberi nuansa menawan sekaligus unik pada dekorasi modern.
Menurut Alexandra Gater, detail bergelombang dan bordir kini sering ditemui pada linen meja, seprai, hingga sarung bantal. Elemen sederhana ini mampu mengubah benda sehari-hari jadi lebih istimewa dan artistik.
Tren ini menghadirkan kesan cottagecore dengan sentuhan dewasa dan modern. Seperti rumah nenek versi 2025, detail lembut ini memadukan pesona klasik dengan gaya kontemporer, menambah hangatnya suasana rumah.
FAQ
Apa saja 3 Tren Dekorasi Rumah Nenek yang Kembali Jadi Hits?
Tiga tren tersebut meliputi tirai dan perangkat keras tradisional, border wallpaper, serta detail bergelombang dan bordir pada tekstil.
Mengapa tirai tradisional kembali populer dalam desain interior?
Tirai tradisional dengan bahan klasik dan perangkat keras ornamen dapat memberikan kepribadian yang lebih kaya pada ruangan, menciptakan titik fokus yang elegan, dan menambah nuansa kehangatan.
Apa keunggulan border wallpaper dibandingkan wallpaper penuh?
Border wallpaper menawarkan cara mudah untuk memasukkan pola dan karakter ke dalam ruangan dengan komitmen yang lebih sedikit dibandingkan wallpaper penuh, serta relatif mudah dipasang sendiri.
Bagaimana detail bergelombang dan bordir memengaruhi estetika ruangan?
Detail bergelombang dan bordir pada linen atau tekstil lainnya menambahkan sentuhan menawan, terinspirasi vintage, dan memberikan kesan 'cottagecore' yang lebih dewasa dan terpadu.
Apakah tren dekorasi rumah nenek ini cocok untuk gaya modern?
Ya, elemen-elemen klasik ini dapat dipadukan dengan gaya modern untuk menciptakan kontras menarik, menambah kehangatan, dan memberikan sentuhan personal yang unik pada hunian kontemporer.