Serangan Drone Rusia Kembali Hantam Ukraina, Warga Pilih Berlindung di Stasiun Bawah Tanah

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 21 Agustus 2025, 14:55 WIB
Kembali Diserang Rusia, Warga Ukraina Pilih Berlindung di Stasiun Bawah Tanah
Angkatan Udara Ukraina pada 21 Agustus 2025 mengatakan bahwa Rusia meluncurkan ratusan pesawat nirawak (drone) dan rudal ke Ukraina semalam. Ini menjadi serangan terbesar Rusia dalam beberapa minggu terakhir setelah upaya yang dipimpin Amerika Serikat untuk menghentikan invasi Kremlin. Sebelumnya, diberitakan bahwa upaya perdamaian Rusia-Ukraina memasuki babak baru. Gedung Putih disebut-sebut telah membahas rencana pertemuan trilateral antara Zelensky, Putin, dan Trump, meski Kremlin masih menahan diri. Diketahui, pada Senin (18/8/2025) waktu setempat atau hanya beberapa jam sebelum Presiden Volodymyr Zelensky dijadwalkan bertemu dengan Donald Trump di Washington, serangan udara Rusia mengguncang beberapa kota besar Ukraina. Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) melaporkan, serangan di kota Kharkiv dan Zaporizhzhia menewaskan sedikitnya 10 orang, termasuk tiga di antaranya anak-anak, sementara 23 orang lainnya mengalami luka-luka.
Orang-orang berlindung di stasiun metro selama serangan udara Rusia di Kyiv pada 21 Agustus 2025, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. (Roman PILIPEY/AFP)
Angkatan Udara Ukraina pada 21 Agustus 2025 mengatakan bahwa Rusia meluncurkan ratusan pesawat nirawak (drone) dan rudal ke Ukraina semalam. (Roman PILIPEY/AFP)
Ini menjadi serangan terbesar Rusia dalam beberapa minggu terakhir setelah upaya yang dipimpin Amerika Serikat untuk menghentikan invasi Kremlin. (Roman PILIPEY/AFP)
Sebelumnya, diberitakan bahwa upaya perdamaian Rusia-Ukraina memasuki babak baru. (Roman PILIPEY/AFP)
Gedung Putih disebut-sebut telah membahas rencana pertemuan trilateral antara Zelensky, Putin, dan Trump, meski Kremlin masih menahan diri. (Roman PILIPEY/AFP)
Diketahui, pada Senin (18/8/2025) waktu setempat atau hanya beberapa jam sebelum Presiden Volodymyr Zelensky dijadwalkan bertemu dengan Donald Trump di Washington, serangan udara Rusia mengguncang beberapa kota besar Ukraina. (Roman PILIPEY/AFP)
Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) melaporkan, serangan di kota Kharkiv dan Zaporizhzhia menewaskan sedikitnya 10 orang, termasuk tiga di antaranya anak-anak, sementara 23 orang lainnya mengalami luka-luka. (Roman PILIPEY/AFP)
Sejumlah orang memilih untuk berlindung di stasiun metro selama serangan udara Rusia di Kyiv pada 21 Agustus 2025, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. (Roman PILIPEY/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya