HUT ke-80 RI, Kalapas Ciamis Pastikan Remisi ke Ratusan Narapidana Diberikan Secara Selektif

Kepala Lapas Ciamis Supriyanto menyampaikan, tahun ini jumlah narapidana yang diusulkan remisi umum sebanyak 234 orang dari jumlah narapidana sebanyak 273 orang.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiperbarui 18 Agustus 2025, 04:52 WIB
Kepala Lapas Ciamis Supriyanto (ketiga dari kanan) (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah memberi Remisi Umum 17 Agustus bagi narapidana dan pengurangan masa pidana bagi anak binaan yang telah memenuhi syarat dan ketentuan Perundang-Undangan. Hal dilakukan di seluruh Lapas, tak terkecuali di Lapas Ciamis.

Kepala Lapas Ciamis Supriyanto menyampaikan, tahun ini jumlah narapidana yang diusulkan remisi umum sebanyak 234 orang dari jumlah narapidana sebanyak 273 orang. Dua diantaranya langsung bebas setelah mendapatkan remisi umum. Sedangkan jumlah narapidana yang mendapatkan remisi dasawarsa adalah sebanyak 239 orang dan satu diantaranya langsung bebas.

“Pemberian remisi ini tentunya tidak diberikan secara sukarela dan cuma-cuma, namun ini merupakan sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan dari negara bagi narapidana dan anak binaan yang telah bersungguh-sungguh mengikuti berbagai program kegiatan pembinaan” kata Supriyanto dalam keterangan pers diterima.

Dia menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, salah satu tujuan sistem pemasyarakatan adalah meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian dan kemandirian warga binaan agar menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan tidak mengulangi tindak pidana sehingga dapat diterima kembali oleh masyarakat, dapat hidup secara wajar sebagai warga negara yang baik, taat hukum, bertanggung jawab, dan dapat aktif berperan dalam pembangunan.

“Ada banyak sekali kegiatan pembinaan baik kepribadian maupun kemandirian yang diselenggarakan Lapas Ciamis. Salah satu program pembinaan kemandirian yang menjadi unggulan yakni kegiatan coirnet”, jelas Supriyanto.

“Alhamdulillah untuk kali pertama Lapas Ciamis telah menghasilkan sebanyak 5.400 buah coirnet dan telah berhasil diekspor ke Korea Selatan” imbuh dia.

Dalam kesempatan ini, Supriyanto berterima kasih kepada Bupati Ciamis dan seluruh stakeholder sebagai mitra kerja Lapas Ciamis atas dukungan dan bantuannya terhadap penyelenggaraan program pembinaan di Lapas Ciamis.

“Kami sangat berbangga hati, beberapa hari yang lalu atas bantuan Bupati Ciamis melalui Dinas PUPR, telah dilakukan pengaspalan di halaman depan Lapas Ciamis, sehingga halaman kami menjadi lebih indah dan nyaman” ungkap dia.

 

Apresiasi

Menanggapi hal itu, Bupati Ciamis, Herdiat turut hadir menyerahkan secara langsung remisi umum dan remisi dasawarsa kepada perwakilan narapidana. Dia menyampaikan, apresiasi kepada Lapas Ciamis yang telah berhasil menyelenggarakan program pembinaan dengan baik.

“Terima kasih kepada Kalapas Ciamis beserta jajaran, atas penyelenggaraan pembinaan yang diberikan kepada narapidana, di mana sebagian besar merupakan warga Kabupaten Ciamis” kata Herdiat.

“Saya titipkan warga Ciamis yang sedang tersesat di sini, dengan harapan semoga kelak ketika mereka kembali ke tengah-tengah masyarakat, mereka telah benar- benar siap hidup normal menjadi manusia yang baik dan tidak mengulangi kejahatan yang sama, tentunya dengan bekal keterampilan kerja yang diberikan ketika di lapas," lanjut dia.

Herdiat memastikan, pemerintah daerah mendukung penuh atas program pembinaan yang diselenggarakan di Lapas Ciamis. Dia berharap, narapidana yang ada secara sungguh-sungguh mengikuti setiap program yang dijalankan, karena hal ini akan sangat bermanfaat bagi kelangsungan hidup mereka selanjutnya.

Sebagai informasi, usai menyerahkan remisi, Bupati Ciamis pada kesempatan tersebut juga meninjau Area Blok Hunian dan sarana prasana pembinaan yang ada di Lapas Ciamis, termasuk pojok budaya Cakra Rahayu Kancana yang menyuguhkan budaya tatar sunda khususnya Galuh Ciamis.

Bupati Ciamis berjanji, pada tahun depan akan memberikan bantuan kepada Lapas Ciamis dalam pembangunan Klinik Pratama agar lebih memadai, sehingga Warga Binaan yang sakit bisa dirawat dan ditangani secara cepat dan tepat.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya