Puan Maharani: Indonesia Emas Bukan Mimpi Semu, tapi Janji Leluhur yang Kita Perjuangkan Bersama

Puan menegaskan Indonesia Emas 2045 bukan sekadar angan, melainkan janji luhur yang harus diwujudkan bersama seluruh rakyat Indonesia.

oleh Nayla ShabrinaDiperbarui 15 Agustus 2025, 18:20 WIB
Ketua DPR Puan Maharani membuka Masa Sidang I Tahun Sidang 2025–2026 yang menandai dimulainya tahun kedua masa bakti DPR periode 2024–2029. (Foto: Dokumentasi DPR).

Liputan6.com, Jakarta- Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan optimisme bahwa Indonesia Emas 2045 dapat menjadi kenyataan jika seluruh elemen bangsa bersatu mewujudkannya.

Pernyataan ini disampaikan dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Menurut Puan, tahun 2045 akan menjadi tonggak sejarah 100 tahun kemerdekaan Indonesia dan menjadi awal era kejayaan bangsa.

Berdasarkan proyeksi, jumlah penduduk Indonesia pada 2045 diperkirakan mencapai 324 juta jiwa dengan sekitar 70% berada di usia produktif.

“Peluang besar ini harus dimanfaatkan secara optimal. Dua puluh tahun menuju 2045 bukanlah waktu yang panjang untuk membangun negara sebesar dan sekompleks Indonesia,” kata Puan.

Soroti Pilar Kemandirian Bangsa

Meski menilai ada kemajuan signifikan selama dua dekade terakhir, Puan menyoroti pilar kemandirian nasional seperti pangan, energi, dan manufaktur strategis yang belum sepenuhnya kuat.

Layanan publik, kata Puan, juga dinilai masih belum memuaskan, dan demokrasi membutuhkan transformasi mendalam, termasuk dalam sistem partai, pemilu, dan pemberantasan korupsi.

“Kalau kita terus berjalan dengan pola pikir dan sistem kerja lama, mimpi Indonesia Emas 2045 hanya akan menjadi fatamorgana yang indah,” ujarnya.

Siap Kawal Pemerintah

Puan menegaskan, DPR RI akan mengawal jalannya pemerintahan Presiden Prabowo agar tetap berada di jalur yang benar untuk mencapai target tersebut.

Dia juga mengajak seluruh pemimpin negeri untuk menjalankan amanah dengan tekad kuat, kerja keras tanpa henti, dan pelayanan sepenuh hati kepada rakyat.

“Jangan biarkan rakyat menunggu, karena setiap hari adalah kesempatan untuk memperbaiki dan membangun. Indonesia Emas bukanlah mimpi semu, melainkan janji luhur yang kita perjuangkan bersama. Dirgahayu ke-80 Republik Indonesia!” tutup cucu Proklamator RI Bung Karno itu.

 

Infografis Menanti Pertemuan Informal Puan Maharani dan Jokowi. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya