Liputan6.com, Jakarta - Polres Metro Depok telah melakukan penyelidikan terhadap pasien rumah sakit Citra Arafiq berinisial AM (52) yang ditemukan tewas di area halaman rumah sakit, di kawasan Duren Seribu, Bojongsari, Depok.
Korban tewas dengan melompat dari lantai tujuh ke lantai dasar rumah sakit diduga akibat riwayat penyakitnya.
Advertisement
Kasie Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi membenarkan adanya korban tewas dengan melompat dari lantai tujuh ke lantai dasar.
Kejadian tersebut ditemukan tadi pagi dengan kondisi pasien sudah tidak bernyawa dan masih mengenakan infus di tangan kirinya.
"Iya, korban diduga melompat dari lantai tujuh sehingga nyawanya tidak tertolong," ujar Made, Jumat (15/8/2025).
Made menjelaskan, Polres Metro Depok telah meminta sejumlah keterangan saksi terkait penemuan pasien yang melompat dari lantai tujuh. Berdasarkan keterangan saksi berinisial RC, sekitar pukul 05.30 WIB, mendapatkan informasi dari salah satu pasien di lantai tujuh, melihat seorang perempuan berada ditempat wudhu mushola.
"Saksi menuju ke tempat wudhu dan melihat Korban duduk ditembok pembatas," jelas Made.
Saat saksi berusaha memanggil korban, lanjut Made, korban tidak mengindahkan panggilan saksi, korban langsung menjatuhkan diri ke lantai dasar. Saksi melihat korban menjatuhkan diri ke lantai dasar dan saat dilakukan pengecekan, korban dinyatakan tewas.
"Saksi memanggil " Bu ", korban seketika menjatuhkan diri ke lantai dasar sehingga mengakibatkan Korban meninggal dunia," terang Made.
Aksi korban bunuh diri dari lantai tujuh RS Citra Arafiq turut diperkuat kesaksian security rumah sakit berinisial Ir.
Saat kejadian Ir sempat mendengar suara keras layaknya benturan dari lantai atas menuju lantai dasar.
"Setelah dicek ternyata Korban sudah meninggal dunia," ucap Made.
Periksa Rekaman CCTV
Made mengungkapkan, guna memperkuat bukti kematian korban, Polres Metro Depok turut memeriksa rekaman CCTV rumah sakit.
Berdasarkan rekaman, korban sempat terlihat dari lantai empat menuju lantai enam, lalu menuju lantai tujuh dengan menggunakan lift.
"Korban berjalan merangkak dari lantai empat menuju lantai enam, kemudian menggunakan lift menuju lantai tujuh tempat dimana Korban melompat ke lantai dasar," ungkap Made.
Polres Metro Depok telah melakukan cek tempat kejadian perkara di RS Citra Arafiq dan menemui keluarga korban. Atas kematian korban, pihak keluarga sudah menerima kematian korban dan menganggapnya sebagai musibah.
"Pihak keluarga sudah menerima bahwa kejadian ini merupakan musibah, karena korban memang sudah punya riwayat sakit diabetes dan infeksi paru-paru suspect TBC," pungkas Made.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan secara resmi dari pihak RS Citra Arafiq terkait kejadian di rumah sakit tersebut.
Kontak Bantuan
Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.
Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.icreativelabs.sahabatku
Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.
Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.