Prabowo Beri 280 Ribu Smart TV ke Sekolah Terpencil, Anak Desa Bisa Belajar Virtual dari Guru Terbaik

Presiden Prabowo Subianto bertekad membenahi pendidikan anak-anak di Indonesia. Salah satu caranya, pemerintah akan menyebarkan 288 ribu smart TV bagi sekolah-sekolah pelosok negeri.

oleh Nanda Perdana PutraDelvira HutabaratLizsa EgehamWinda NelfiraDiperbarui 15 Agustus 2025, 11:33 WIB
Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI - DPD RI, di Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta, Jumat (15/8/2025). Dia mengungkapkan tujuan kemerdekaan Republik Indonesia. Diantaranya adalah masyarakat terlepas dari kemiskinan, kelaparan, dan penderitaan.

Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto bertekad membenahi pendidikan anak-anak di Indonesia. Salah satu caranya, pemerintah akan menyebarkan 288 ribu smart TV bagi sekolah-sekolah pelosok negeri.

Dia mengatakan, smart TV itu akan dipakai untuk membantu anak-anak di desa terpencil mendapatkan pelajaran dari guru-guru terbaik di kota secara virtual.

"Tahun ini kita akan sebarkan 288 ribu layar pintar, smart platform, smart tv yang akan kami distribusikan hingga ke pelosok-pelosok agar anak-anak di desa tertinggal yang tidak ada guru yang bagus, bisa mengikuti pelajar dari guru-guru terbaik yang mengajar secara virtual," kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Selain itu, untuk mencetak calon pemimpin bangsa, Prabowo bakal membangun 20 sekolah unggulan garuda dan 80 sekolah garuda transformasi.

"Untuk mencetak pemimpin nasional di masa depan, kami juga telah mencanangkan 20 sekolah unggul garuda dan 80 sekolah unggul garuda transformasi," ujar Prabowo.

Renovasi Ribuan Sekolah

Selanjutnya, Prabowo menyatakan, pemerintah akan merenovasi lebih dari 13 ribu sekolah dan 1400 madrasah. Semua upaya ini dilakukan demi mengejar ketertinggalan pendidikan Indonesia ke depan.

"Ini masih jauh kurang dari yang kita inginkan. Tapi ini tahun adalah permulaan, tahun depan akan kita cari uang untuk menambah ini. Juga mengejar ketertinggalan kita," tutup Prabowo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya