Liputan6.com, Jakarta - Dari sekian banyak destinasi wisata di Malaysia, Penang termasuk destinasi yang paling banyak dituju wisatawan Indonesia. Salah satu faktornya adalah karena koneksi udara langsung dari berbagai kota besar Indonesia, seperti Jakarta, Medan, Surabaya, dan Aceh, yang membuat perjalanan lebih praktis dan nyaman.
Indonesia bahkan tercatat sebagai pasar utama bagi Penang. Dari Januari hingga Juni 2025, tercatat 192.823 wisatawan Indonesia berkunjung ke Penang, meningkat 2,07 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024. Mayoritas datang karena wisata medis di Penang.
Advertisement
Namun, Penang Global Tourism menekankan bahwa kota ini memiliki banyak daya tarik wisata lain. CEO Penang Global Tourism, Ooi Chok Yan, menyampaikan bahwa Penang menawarkan atraksi baru, aktivitas interaktif, dan pertukaran budaya yang menarik bagi turis Indonesia.
"Indonesia saat ini menjadi pasar utama untuk wisata medis, tapi Penang punya banyak potensi lain yang bisa dijelajahi, mulai dari sejarah, budaya, kuliner, hingga atraksi baru," ujar Ooi Chok Yan di Jakarta, Rabu, 13 Agustus 2025.
Atraksi Wisata Unggulan
Dalam kesempatan itu, Ooi menjelaskan sederet destinasi wisata unggulan yang direkomendasikan untuk dijelajahi turis Indonesia. George Town salah satunya. Kota tua yang diakui sebagai Warisan Dunia UNESCO itu menjadi destinasi favorit untuk wisata sejarah, arsitektur, dan budaya. Pengunjung dapat menjelajahi bangunan kolonial, mural ikonik, serta kawasan heritage yang kaya cerita.
Berikutnya Penang Hill, cagar biosfer UNESCO pertama di Malaysia, menawarkan panorama alam yang memukau, udara sejuk, dan aktivitas outdoor seperti trekking dan sky walk. Untuk melengkapi pengalaman wisata yang personal dan edukatif, Ooi Chok Yan merekomendasikan Entopia by Penang Butterfly Farm sebagai destinasi ramah keluarga.
Di tempat itu, wisatawan dapat menjelajahi dunia kupu-kupu dan serangga, baik di taman outdoor The Natureland maupun pusat penemuan indoor The Cocoon. Lebih dari 150 spesies fauna dan 200 spesies flora yang ditampilkan.
Ada pula Ferringhi Bay. Itu adalah kawasan tepi pantai yang diperbarui dengan kafe-kafe hidup, pasar malam, dan suasana pesisir yang menawan.
Paket Tur Lebih Personal
Wisata kuliner adalah atraksi lain yang ditawarkan untuk turis Indonesia. Didominasi oleh hidangan peranakan yang tidak semuanya halal. Babi buah keluak, contohnya. Bumbu yang biasa dipakai di rawon, diolah menu berbahan daging babi, meski ada juga versi ayamnya.
Kota itu juga menawarkan paket tur kuliner yang membuka kesempatan wisatawan belajar memasak masakan khas Penang. Tujuannya agar pelancong memahami budaya setempat lewat makanan.
YB Wong Hon Wai, Penang State EXCO untuk Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menekankan, “Kalau orang berpikir Penang itu hanya rumah sakit, sebenarnya Penang punya banyak tempat menarik lain. Ada alam, makanan, dan berbagai atraksi, bukan sekadar medis.”
Penang Global Tourism bekerja sama dengan ASTINDO serta berbagai pihak terkait menghadirkan paket wisata yang sesuai dengan tren modern dan kebutuhan wisatawan saat ini. "Atraksi yang sudah terkenal diperbarui agar lebih modern dan sesuai gaya wisatawan sekarang, sehingga kunjungan terasa lebih segar dan nyaman," kata Presiden ASTINDO, Pauline Suharno.
Wisata Medis dan Kebugaran
Penang Global Tourism mencatat 453.600 wisatawan medis mengunjungi Penang pada 2024, mayoritas dari Indonesia. Angka ini menegaskan posisi Penang sebagai salah satu pusat layanan kesehatan berkualitas tinggi di kawasan Asia Tenggara.
Rumah sakit dan klinik di Penang memiliki reputasi internasional, dengan spesialisasi di berbagai bidang seperti kardiologi, onkologi, fertilitas, dan perawatan mata. Fasilitas medis yang modern, staf profesional, serta kualitas layanan yang terpercaya menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang mengutamakan kesehatan.
Banyak wisatawan Indonesia memilih Penang tidak hanya untuk pemeriksaan kesehatan rutin, tetapi juga untuk prosedur medis lanjutan. Program khusus ditawarkan menggandeng maskapai nasional mereka, yakni AirAsia Boarding Pass Privileges (BPP).
Program ini memberikan potongan harga untuk paket pemeriksaan kesehatan di rumah sakit yang berpartisipasi, sehingga kunjungan ke Penang bisa lebih hemat sekaligus nyaman. Program berlaku mulai 1 September 2025 hingga 31 Agustus 2026.