Liputan6.com, Jakarta Klub raksasa Liga Inggris, Manchester United dikabarkan telah memberikan ultimatum tegas kepada pemain sayap mereka, Antony terkait masa depannya di Old Trafford.
Winger asal Brasil itu tak lagi masuk rencana tim setelah gagal memenuhi ekspektasi usai diboyong dari Ajax pada 2022 dengan mahar fantastis £86 juta.
Advertisement
Musim lalu, performa Antony kembali bersinar saat dipinjamkan ke Real Betis pada paruh kedua musim. Klub La Liga itu tertarik membawanya kembali, namun terkendala dana untuk memenuhi harga yang diminta MU.
Ultimatum MU
Betis disebut hanya mengusulkan skema peminjaman Antony seperti musim lalu, sedangkan Setan Merah lebih menginginkan penjualan permanen.
Mengutip laporan Al Final de la Palmera, MU telah memberi peringatan keras: Antony harus menerima salah satu tawaran permanen dari klub lain sebelum Premier League dimulai akhir pekan ini
Jika tidak, Antony harus siap-siap menghangatkan bangku cadangan hingga Januari. Salah satu opsi yang muncul adalah reuni dengan Erik ten Hag di Bayer Leverkusen.
Mirip Situasi Garnacho
Situasi ini mirip dengan drama transfer yang melibatkan Alejandro Garnacho. Pemain berusia 21 tahun itu disebut ingin meninggalkan MU, bahkan rela tidak bermain jika tak bisa bergabung dengan klub incarannya, Chelsea.
Fabrizio Romano menyebut sang winger sudah sepakat secara personal dengan The Blues, sementara MU awalnya mematok harga £70 juta sebelum menurunkannya menjadi £50 juta.
Meski Chelsea dan Napoli menunjukkan minat, belum ada tawaran resmi yang masuk. Hingga kini, Manchester United memilih bungkam soal kabar transfer kedua pemain tersebut, sementara waktu terus berjalan menuju penutupan bursa.
Sumber: Al Final de la Palmera