IHSG Hari Ini 13 Agustus 2025 Melompat 1,28%, Sentuh Posisi Tertinggi 7.903

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan kenaikan hingga sentuh posisi tertinggi 7.900 pada perdagangan Rabu, (13/8/2025).

oleh Agustina MelaniDiperbarui 13 Agustus 2025, 13:06 WIB
Layar yang menampilkan informasi pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta.(Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan gerak di zona hijau pada perdagangan sesi pertama, Rabu (13/8/2025). Bahkan, IHSG hari ini kembali menyentuh posisi tertinggi di 7.900.

Mengutip data RTI, pada penutupan perdagangan sesi pertama, IHSG ditutup melonjak 1,28% ke posisi 7.891,28. Indeks saham LQ45 menguat 0,70% ke posisi 829,04. Sebagian besar indeks saham acuan melonjak.

Pada perdagangan Rabu pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.903,05 dan level terendah 7.835,30. Sebanyak 356 saham menguat sehingga angkat IHSG. 238 saham melemah dan 197 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 1.303.880 kali dengan volume perdagangan 20 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 11,3 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.223.

Mayoritas sektor saham menghijau. Sektor saham teknologi melompat 5,61%, dan catat penguatan terbesar. Disusul sektor saham properti melesat 2,21%, sektor saham kesehatan bertambah 1,28%, sektor saham consumer siklikal menanjak 1,24%.

Lalu sektor saham infrastruktur bertambah 1,11%, sektor saham energi melesat 1,03%, sektor saham basic menguat 0,49%, sektor saham industri menanjak 0,81%.

Sementara itu, sektor saham transportasi melemah 0,32%, sektor saham keuangan susut 0,04%, dan sektor saham consumer nonsiklikal tergelincir 0,10%.

Saham KRAS ditutup stagnan di posisi Rp 266. Saham KRAS dibuka bertambah dua poin ke posisi Rp 268 per saham. Saham KRAS berada di level tertinggi Rp 270 dan terendah Rp 264 per saham. Total frekuensi perdagangan 745 kali dengan volume perdagangan 88.361 saham. Nilai transaksi Rp 2,4 miliar.

Harga saham GGRM melemah 0,57% ke posisi Rp 8.675 per saham. Harga saham GGRM dibuka stagnan di posisi Rp 8.725 per saham. Harga saham GGRM berada di level tertinggi Rp 8.775 dan terendah Rp 8.675 per saham. Total frekuensi perdagangan 221 kali dengan volume perdagangan 1.370 saham. Nilai transaksi Rp 1,2 miliar.

Harga saham NRCA merosot 2,76% ke posisi Rp 705 per saham. Harga saham NRCA dibuka naik 15 poin ke posisi Rp 740 per saham. Saham NRCA berada di level tertinggi Rp 760 dan terendah Rp 680 per saham. Total frekuensi perdagangan 5.541 kali dengan volume perdagangan 256.257 saham. Nilai transaksi Rp 17,9 miliar.

Top Gainers-Losers

Karyawan memfoto layar pergerakan IHSG, Jakarta, Rabu (3/8/2022). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu (3/08/2022), ditutup di level 7046,63. IHSG menguat 58,47 poin atau 0,0084 persen dari penutupan perdagangan sehari sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham GRPH melonjak 34,33%
  • Saham KAOI melonjak 34%
  • Saham SLIS melonjak 33,93%
  • Saham NTBK melonjak 30%
  • Saham NPGF melonjak 26%

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham POLU merosot 9,75%
  • Saham BMBL merosot 9,68%
  • Saham INPS merosot 9,60%
  • Saham PIPA merosot 9,38%
  • Saham TAMA merosot 9,09%

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham TLKM senilai Rp 979,9 miliar
  • Saham BBRI senilai Rp 625,8 miliar
  • Saham BBCA senilai Rp 621,7 miliar
  • Saham DSSA senilai Rp 553,1 miliar
  • Saham BMRI senilai Rp 466,1 miliar

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham DKHH tercatat 44.186 kali
  • Saham CUAN tercatat 39.173 kali
  • Saham CDIA tercatat 37.361 kali
  • Saham TLKM tercatat 34.130 kali
  • Saham FUTR tercatat 33.097 kali

Bursa Saham Asia Pasifik

Ilustrasi bursa saham Asia (Foto by AI)

Pada perdagangan Rabu pekan ini, bursa saham Asia menguat. Sementara itu, dolar Amerika Serikat (AS) melemah seiring data menunjukkan ketahanan di negara-negara ekonomi utama.

Mengutip Channel News Asia, wall street mencapai level tertinggi baru pada perdagangan Selasa pekan ini didorong meningkatnya kepastian kalau the Federal Reserv (the Fed) akan memangkas suku bunga pada September.

Indeks Nikkei di Jepang menembus level 43.000 untuk pertama kalinya. Selain itu, ether naik ke level tertinggi dalam hampir empat tahun.

Kontrak berjangka Euro Stoxx 50 pan-regional naik 0,5%. Kontrak berjangka DAX di Jerman bertambah 0,5%, dan kontrak berjangka FTSE naik 0,2%. Kontrak berjangka saham AS S&P 500 stagnan.

Data inflasi AS yang sangat dinantikan menunjukkan rezim tarif Presiden AS Donald Trump memengaruhi harga konsumen. Di Jepang, sebuah laporan menunjukkan produsen semakin yakin dengan kondisi bisnis setelah perjanjian perdagangan dengan Amerika Serikat.

“Jelas hampir semua kabar baik mendorong investor untuk menumpuk uang di pasar, terutama saham teknologi, meskipun harganya tinggi,” ujar Manajer Transaksi Moomoo Australia dan Selandia Baru, Paco Chow.

Infografis Efek Donald Trump Menang Pilpres AS ke Perekonomian Global. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya