Liputan6.com, Jakarta Manchester United sudah mendapatkan striker baru Benjamin Sesko. Setan Merah mengontrak penyerang RB Leipzig tersebut dengan nilai transfer hingga 74 juta pounds, dan menandatangani kontrak lima tahun di Old Trafford.
Manajer MU, Ruben Amorim, berharap Sesko dapat memimpin lini serang barunya bersama Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo. Pemain berusia 22 tahun ini dianggap sebagai salah satu penyerang tengah paling menjanjikan di Eropa.
Advertisement
Sesko bergabung dengan United setelah mencetak 21 gol untuk Leipzig di semua kompetisi musim lalu. Dia sempat masuk radar Arsenal awal musim panas ini dan akhirnya memilih untuk bergabung dengan MU ketimbang pindah ke Newcastle United.
Keberhasilan MU merekrut Sesko telah menerima dukungan yang sangat positif dari manajer Slovenia, Matjaz Kek. Pelatih ini telah menyaksikan perkembangan Sesko selama empat tahun terakhir dan tahu persis apa yang akan ditawarkan sang striker kepada United.
"Sesekali, saya harus menghentikannya sebentar dan menenangkannya: energinya sungguh luar biasa," ujar Kek kepada wartawan Italia menjelang Euro 2024. "Dia seperti magnet, dan sangat positif.
Benjamin Sesko Bisa Langsung Menyatu di MU
"Jelas bahwa keramahan dan penampilan publiknya yang gemilang menunjukkan kepada anak-anak bahwa ada banyak kerja keras, latihan, dan pengorbanan di balik [kesuksesan] ini," ujarnya.
Menurut Kek, sikap Sesko yang impresif akan menyatu dengan atmosfer yang dibangun Amorim di United. Di lapangan, meskipun secara rutin bermain bersama Aleksandar Mitrovic yang tangguh untuk negaranya, Kek menyoroti kehadiran Sesko yang dominan di lini depan.
"Dia adalah striker modern yang luar biasa," kata Kek, seperti dilansir Sky Sports. "Saya tidak tahu di mana dia akan bermain musim depan, dia yang akan memutuskan, tetapi untuk saat ini, saya akan menikmatinya musim panas ini."
Sesko Selalu Jadi Bagian Penting Tim
Kek menilai, Sesko adalah seorang penyerang tengah yang kuat secara fisik dan telah membuat kemajuan pesat secara teknis, dari bulan ke bulan. Dia bergabung [dengan tim nasional] saat masih muda, berusia 17 tahun. "Dan sejak itu saya telah menyaksikannya tumbuh dewasa. Dia telah menjadi bagian yang sangat penting dari tim."