Performa Sering Dikritik, Harry Maguire: Manchester United Bukan Sembarang Klub

Bek Manchester United Harry Maguire menyebut bahwa tak ada klub lain di dunia yang memiliki tekanan layaknya Setan Merah. Bahkan, ia menyebut hampir semua klub di tanah Inggris tak menyukai mereka.

oleh Deniz AkbarDiterbitkan 13 Agustus 2025, 07:00 WIB
Pemain Manchester United, Harry Maguire. Ia didatangkan Setan Merah dari Leicester City dengan biaya sebesar 80 juta pounds. (AP Photo/Jon Super)

Liputan6.com, Jakarta - Pemain belakang Manchester United Harry Maguire membagikan pengalaman berseragam Setan Merah. Sudah memasuki tahun keenam, dia menyebut ekspektasi dan tekanan yang dihadapi para pemain di Old Trafford berbeda ketimbang klub lain.

“Besarnya pengawasan (pandangan) dan tekanan (di Manchester United) yang mereka bicarakan kepada saya ada di level yang berbeda,” tutur Maguire.

Bek berusia 32 tahun tersebut bergabung bersama Setan Merah pada musim 2019/2020. Ia ditebus dari Leicester City dengan biaya sebesar 80 juta pounds dan jadi rekrutan bek termahal pada waktu itu.

“Saya mengalami enam bulan yang buruk, di mana semua yang saya lakukan jadi (bahan perbincangan) online ataupun video tentang saya,” beber Maguire saat mengingat masa-masa sulitnya di Old Trafford.

Karier Maguire bersama MU tak dapat dikatakan mudah. Ia kesulitan untuk menunjukkan bahwa performanya sesuai dengan label harga yang disematkan. Bahkan, ia juga dicopot sebagai kapten Setan Merah saat Erik Ten Hag masih berkuasa.


Tak Dapat Lepas dari Kritik

Manchester United harus menelan pil pahit usai ditaklukkan Everton pada pertandingan pekan ke-32 EPL 2021/2022. Bertamu ke Goodison Park, Setan Merah tumbang dari sang tuan rumah, Everton dengan skor tipis 1-0. (AFP/Anthony Devlin)

Bek yang juga merupakan andalan timnas Inggris tersebut mengaku bahwa beberapa kritik di media sosial turut mengganggu mentalnya selama jadi pemain Setan Merah.

“Saya dapat menerima kritik yang membangun,” terang Maguire. “Tapi menurut saya hal tersebut sudah sampai pada tahap di mana semuanya hanya demi klik (engagement) dan pengikut.”

Selama 6 musim bersama Setan Merah, Maguire seringkali mendapat komentar negatif atas performa buruknya. Ia tak jarang melakukan blunder konyol yang menyebabkan kerugian bagi tim.

Meski begitu, mantan pemain Hull City tersebut juga mengapresiasi orang-orang yang tetap mendukungnya pada masa-masa sulit, “Saya mendapat banyak dukungan dan orang-orang (banyak) menghubungi saya. Saya sangat menghargai itu.”


Semua Orang Tak Suka MU

Penampilan Harry Maguire saat Manchester United bertandang ke markas Aston Villa, Senin (12/2/2024) dini hari WIB mendapatkan pujian (AFP/Paul Ellis)

Sebagai salah satu tim tersukses di Inggris, Maguire menyebut bahwa Setan Merah akan selalu dapat tekanan ekstra, baik itu dari media maupun para fans dari klub lain.

“Saya pikir ada lebih banyak pengawasan (pandangan) terhadap Manchester United hanya karena lebih banyak orang di negara ini membenci mereka, dan itu (memang) faktanya,” ucap Maguire.

Lanjut Baca:

Bahkan, pemain bertahan MU tersebut juga meyakini bahwa tak ada orang yang ingin melihat Setan Merah kembali berjaya kecuali para penggemar sendiri. “Semua orang di Premier League tidak suka Man United dan mereka tidak ingin melihat mereka bermain bagus,” jelas Maguire. “Di Inggris, semua orang berkumpul (bersatu).”

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya