Profil Dirut Agrinas Pangan Nusantara Joao Mota, Aktivis Pro Integrasi Timtim yang Mundur dari Jabatan

Dari dunia konstruksi hingga pertanian, Joao Mota dikenal sebagai sosok serba bisa. Ini kisah perjalanannya di Agrinas Pangan Nusantara.

oleh Arthur GideonDiperbarui 12 Agustus 2025, 15:36 WIB
Joao Angelo De Sousa Mota. (Dok yodyakarya)

Liputan6.com, Jakarta - Joao Angelo De Sousa Mota secara mengejutkan mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara. Keputusan ini, yang efektif berlaku sejak Senin, 11 Agustus 2025, diambil setelah ia hanya menjabat selama enam bulan di perusahaan pelat merah yang fokus pada sektor pangan tersebut.

Pengunduran diri Joao Mota ini sontak menarik perhatian publik dan berbagai pihak terkait sektor pangan nasional, mengingat jabatan yang baru diemban dalam waktu singkat. Mota mengungkapkan bahwa keputusannya didasari oleh beberapa faktor krusial yang menghambat kemampuannya untuk memberikan kontribusi maksimal bagi kedaulatan pangan Indonesia.

Ia merasa belum mampu memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian negara dan kesejahteraan para petani, sebuah tujuan mulia yang diembannya. Kondisi ini diperparah dengan kendala internal dan eksternal yang menghambat jalannya program-program strategis Agrinas Pangan Nusantara.

Jejak di Banyak Sektor

Joao Angelo De Sousa Mota, atau akrab disapa Joao Mota, dikenal sebagai sosok profesional dengan pengalaman luas di berbagai sektor, mulai dari konstruksi, pertanian, peternakan, hingga industri kreatif. Rekam jejaknya sebagian besar dibentuk di sektor swasta, yang membuatnya terbiasa bekerja cepat, efisien, dan tanpa prosedur berbelit.

Kariernya di BUMN dimulai ketika Kementerian BUMN melalui Surat Keputusan Nomor 32/MBU/02/2025 tertanggal 10 Februari 2025, menunjuknya sebagai Direktur Utama PT Yodya Karya (Persero).

Tak lama kemudian, perusahaan ini bertransformasi menjadi PT Agrinas Pangan Nusantara, bagian dari restrukturisasi tiga BUMN karya:

  • PT Irama Karya menjadi PT Agrinas Jaladri Nusantara
  • PT Yodya Karya menjadi PT Agrinas Pangan Nusantara
  • PT Indra Karya menjadi PT Agrinas Palma Nusantara.

Sebagai pucuk pimpinan, Joao Mota diharapkan membawa semangat inovasi ke sektor pertanian sekaligus konsultan engineering, memanfaatkan pengalamannya lintas bidang untuk mendorong kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

Meski baru memimpin Agrinas, keterlibatannya di dunia pertanian sudah cukup lama, salah satunya melalui perannya sebagai Ketua Dewan Pembina DPW Tani Merdeka Indonesia Nusa Tenggara Timur—organisasi sayap Partai Gerindra yang fokus pada pemberdayaan sektor pertanian.

 

Kiprah di Politik

Kiprah Joao Mota juga tak lepas dari ranah sosial dan politik. Ia tercatat memiliki kedekatan dengan lingkaran Presiden Prabowo Subianto, hubungan yang terjalin sejak masa konflik Timor Timur, ketika Joao dikenal sebagai aktivis pro-integrasi wilayah tersebut dengan Indonesia.

Atas kontribusinya di bidang pertahanan dan integrasi nasional, Joao Mota menerima penghargaan Dharma Pertahanan Madya dari Menteri Pertahanan Republik Indonesia pada 11 Februari 2025. Penghargaan ini diberikan kepada individu yang dinilai berjasa dalam menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, serta melindungi segenap bangsa Indonesia melalui bidang pertahanan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya