Liputan6.com, Jakarta - Pabrikan mobil listrik asal Tiongkok, Xpeng, bersiap meluncurkan mobil hybrid pertamanya, X9 REEV (Range-Extended Electric Vehicle), pada kuartal IV tahun ini. Informasi detailnya sudah lebih dulu bocor lewat dokumen resmi Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok (MIIT).
X9 REEV hadir sebagai versi hybrid dari MPV X9 yang sebelumnya hanya tersedia dalam varian listrik murni.
Advertisement
Bedanya, model ini mengusung mesin bensin 1.5 liter bertenaga 150 PS yang berfungsi sebagai range extender untuk menambah jarak tempuh, dipadukan dengan baterai lithium iron phosphate (LFP) buatan CALB.
Hasilnya cukup mengesankan. Xpeng mengklaim X9 REEV bisa menempuh 430 km hanya dengan tenaga listrik, dan total hingga 1.400 km jika mesin bensinnya ikut bekerja. Teknologi fast charging 5C memungkinkan pengisian baterai dari 10 persen ke 80 persen hanya dalam 12 menit.
Secara dimensi, MPV berbobot 2,75 ton ini memiliki panjang 5.316 mm, lebar 1.988 mm, tinggi 1.785 mm, dan jarak sumbu roda 3.160 mm.
Angka ini sedikit lebih panjang dari versi listrik murninya, dengan kecepatan maksimum mencapai 180 km/jam.
Pengujian Masif
Xpeng juga mengungkap proses pengujian yang masif, lebih dari 1.000 unit prototipe sudah berkeliling di 20 negara dan 330 kota selama 800 hari, menempuh jarak lebih dari 20 juta km.
Angka “450” yang sempat terlihat di bodi prototipe diyakini mengacu pada jarak tempuh listrik murni yang dimilikinya.
Kehadiran X9 REEV akan menjadi langkah penting Xpeng di pasar global, dan jika masuk ke Indonesia, mobil ini berpotensi jadi pilihan menarik bagi keluarga yang mencari MPV lapang, bertenaga, tapi tetap efisien.