Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan kenaikan pada perdagangan Selasa (12/8/2025). Kenaikan IHSG hari ini didorong mayoritas sektor saham industri dan teknologi.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka di posisi 7.666,09 dari penutupan perdagangan sebelumnya di posisi 7.605,92. Pada pukul 09.20 WIB, IHSG masih menghijau dengan naik 0,,84 persen ke posisi 7.664,21.
Advertisement
Pada perdagangan Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi di 7.678,84,80 dan level terendah 7.646,91.
Sebanyak 303 saham menguat sehingga angkat IHSG. Namun, 191 saham melemah dan 181 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan 332.265 kali dengan volume perdagangan 4,5 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 2,7 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.293.
Mayoritas sektor saham menghijau. Hanya ada dua sektor yang melemah yaitu basic dan properti. kenaikan tertinggi dibukukan oleh sektor saham industri yang naik 3,52%. Disusul kemudian sektor saham teknologi yang menguat 1,73%.
Saham-saham yang banyak diperjualbelikan pada Selasa pagi ini antara lain PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank central Asia Tbk (BBCA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK).
BEI Pede IHSG Tembus 8.000
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan optimisme terhadap potensi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus level 8.000 di tengah tren penguatan dalam beberapa pekan terakhir.
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy, mengatakan bahwa momentum positif dari kondisi pasar dan emiten saat ini menjadi faktor pendukung.
“Ya mudah-mudahan. Kan katanya menggantungkan cita-cita setinggi langit nanti jatuhnya di awan gitu kan. Jadi mudah-mudahan,” ujar Irvan di Gedung BEI, Jumat (1/8/2025).
Ia menyoroti kinerja IHSG yang menunjukkan tren positif dalam beberapa minggu terakhir, termasuk kenaikan pada hari ini. Faktor eksternal seperti kepastian tarif juga turut memberikan dorongan terhadap pasar.
“Ya kan sekarang Alhamdulillah kan beberapa minggu ya. Minggu terakhir ini kan bagus ya indeks kita. Hari ini kan ada soal tarif. Mudah-mudahan ga ada perubahan. Ini juga bisa nge-boost indeks. Hari ini juga naik. Lumayan. Ya kita berharap kondisi emiten kita juga bagus ya,” jelas Irvan.
Sektor Perbankan
Irvan juga menyebut sektor perbankan sebagai salah satu penopang utama yang belum menunjukkan pergerakan signifikan. Ia berharap saham-saham bank dapat menjadi motor penggerak IHSG ke depan.
“Jadi mudah-mudahan itu bisa nge-boost kita. Kalau kita perhatikan kan bank belum banyak bergerak ya. Ya makanya mudah-mudahan lah bank akan jadi motor pergerakan indeks,” pungkasnya.