Diogo Dalot Tolak Tanda Tangan Nomor Punggung, Fans Manchester United Terbelah

Aksi bek Manchester United, Diogo Dalot, memicu perdebatan di kalangan suporter setelah ia menolak menandatangani nomor punggung yang diminta fans di luar Old Trafford.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 12 Agustus 2025, 05:15 WIB
Bek Manchester United asal Portugal #20, Diogo Dalot, merayakan golnya setelah memberi umpan kepada gelandang Manchester United asal Portugal #08, Bruno Fernandes, untuk mencetak gol ketiga mereka selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Leicester City dan Manchester United di Stadion King Power di Leicester, Inggris bagian tengah pada tanggal 16 Maret 2025. (Adrian Dennis/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Aksi bek Manchester United, Diogo Dalot, memicu perdebatan di kalangan suporter setelah ia menolak menandatangani nomor punggung yang diminta fans di luar Old Trafford.

Insiden ini terjadi saat United menjalani laga pramusim melawan Fiorentina. Dalot sebenarnya melayani permintaan tanda tangan di berbagai barang, namun ia menegaskan tidak akan membubuhkan tanda tangan di potongan kain nomor punggung.

Keputusan itu bukan tanpa alasan. Nomor punggung bertanda tangan pemain kerap ditempelkan ke jersey lalu dijual kembali dengan harga tinggi.


Pujian untuk Dalot

Pemain Manchester United, Diogo Dalot melakukan selebrasi setelah mencetak gol pertama timnya ke gawang FCBS dalam laga lanjutan Liga Europa 2024/2025 di National Arena Stadium, Bucharest, Romania, Jumat (31/01/2025). (AP Photo/Andreea Alexandru)

Banyak pesepakbola kini menghindari hal tersebut demi mencegah praktik 'jual-beli tanda tangan' oleh pihak yang tidak benar-benar mendukung tim di stadion.

“Bagus, Dalot. Penjual-penjual ini sudah kebablasan,” tulis seorang pengguna media sosial.

Fan lain menambahkan, “Mereka memang sudah lama berhenti menandatangani nomor karena selalu berakhir dijual para calo. Dia menandatangani semua barang lain, kok.”


Dalot Juga Dapat Kritik

Bek Manchester United asal Portugal #20, Diogo Dalot (kiri), berebut bola dengan bek Tottenham Hotspur asal Inggris #24, Djed Spence (kanan), selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Tottenham Hotspur dan Manchester United di Stadion Tottenham Hotspur di London, pada 16 Februari 2025. (Glyn KIRK/AFP)

Meski begitu, tidak sedikit yang menilai Dalot seharusnya tetap mau menandatangani apapun yang diminta fans.

“Konyol sekali. Kalau tanda tangan di jersey dengan nomor boleh, kenapa di nomor lepas tidak?” tulis seorang suporter.

Ada juga yang menyindir, “Dibayar 100 ribu pound per minggu tapi tak mau membantu orang lain dapat beberapa ratus.”


Perdebatan Netizen

Bek Manchester United, Diogo Dalot saat menghadapi Aston Villa pada laga pekan ke-24 Premier League 2023/2024 di Villa Park, Birmingham, Minggu (11/2/2024). (AP Photo/Rui Vieira)

Perdebatan pun semakin panas. Beberapa fans menganggap pemain seperti Dalot kurang memahami betapa beruntungnya mereka, sementara yang lain membela bahwa kerja keras menjadi pesepakbola profesional tak sebanding dengan upaya orang yang sekadar mencari untung dari nama besar mereka.

“Apa salahnya? Kalau saya sekaya dia, saya akan senang orang lain bisa dapat uang dari tanda tangan saya. Sama-sama makan,” ujar seorang netizen.

Di sisi lain, ada yang menegaskan, “Ini soal budaya fans, bukan ego pemain. Mereka tidak ingin memuliakan orang yang hanya datang untuk cari tanda tangan lalu menjualnya, apalagi tanpa beli tiket pertandingan.”

Dalot, yang sejak kedatangannya pada 2018 mengenakan nomor punggung 20, kini resmi berganti ke nomor 2. Hingga kini, bek asal Portugal tersebut telah mencatat 210 penampilan untuk Manchester United.

Sumber: Daily Mail

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya