Putra Sulung Andre Taulany dan Erin Datang ke Sidang Cerai, Beberkan Hubungan Rumah Tangga Orang Tuanya

Anak menyebuhubungan Andre Taulany dan Rien Wartia Trigina sebenarnya berjalan cukup harmonis.

oleh M Altaf JauharDiterbitkan 11 Agustus 2025, 17:00 WIB
Andre Taulany kembali menggugat cerai sang istri untuk ketiga kalinya pada Rabu (09/04/2025) lalu. Saat ini telah mencapai sidang tahap eksepsi atau pembuktian dari pihak termohon pada Senin (28/07/2025). (dok. SCTV/Hot Shot)

Liputan6.com, Jakarta Putra sulung Andre Taulany dan Rien Wartia Trigina alias Erin, Ardio Raihansyah Taulany, turut hadir di sidang lanjutan perceraian orang tuanya, di Pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang, Senin (11/8/2025). Pria yang akrab disapa Dio itu membeberkan hubungan ayah dan ibunya selama ini.

Dio menyebut hubungan Andre Taulany dan Rien Wartia Trigina berjalan cukup harmonis. Namun ia tak menampik keduanya kurang menjalin komunikasi secara intens.

"Gugatan Papa sebenarnya nggak diperlukan, sebenarnya mereka baik-baik aja sih, nggak ada masalah apa-apa. Mama semua baik, Papa baik, they take care of me," ujar kata laki-laki 18 tahun tersebut di Pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang.

"Mereka baik kepada anak-anaknya dan ini cuma urusan tidak komunikasi aja. Mungkin kalau mereka komunikasi bisa kali," Dio menyambung.


Sempat Minta Andre Taulany Hentikan Permohonan Talak Cerai

Dio bahkan meminta Andre Taulany untuk menghentikan permohonan talak cerainya. Dio ingin ayahnya kembali memperbaiki hubungan rumah tangga dengan sang bunda.

"Jadi aku ingin my dad dan my mom itu sebenarnya bahagia. Prinsip anak itu biasanya enggak mau ada yang cerai ya, bapak, ibu nggak mau cerai. Jadi aku maunya Papa, Mama itu happy aja gitu, damai. Jadi tolong gugatan ini itu bisa diberhentikan dulu. Mungkin ada cara lain gitu, you know," kata Dio. 


Justru Anak yang Meminta Hadir

Sementara itu, sidang cerai Andre Taulany dan Erin sendiri mengagendakan keterangan saksi dari Erin selaku pihak termohon. Penasihat hukum Erin, Firmanto Laksana Pangaribuan, menjelaskan pihaknya tak bermaksud melibatkan anak kliennya alam kasus perceraian ini.

"Jadi memang Undang-Undang membolehkan anak untuk hadir. Malah lebih spesifik anak di atas umur 12 tahun itu boleh memilih dia dengan bapaknya atau mamanya, gitu ya," kata Firmanto.

Firmanto kembali menegaskan tak ingin melibatkan anak kliennya dalam proses perceraian ini. Justru sang anak yang meminta agar bisa hadir dalam proses tersebut.  "Tetapi memang dari kemarin kami tidak menghadirkan anaknya, tapi anaknya yang memang meminta kepada kami," pungkas Firmanto.


Andre Taulany Menolak Anak Jadi Saksi

Dalam persidangan sebelumnya, Andre Taulany tampak geram mengetahui anak-anaknya dilibatkan dalam proses perceraian ini.

"Saya tolak anak-anak dijadikan saksi! Mereka tidak boleh ikut-ikutan dalam permasalahan orang tuanya, apalagi mereka masih di bawah umur," kata Andre Taulany tegas, di Pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang, Banten, Senin (4/8/2025). 

Andre Taulany mengatakan bahwa anak-anaknya mendukung keputusan atas rumah tangga yang dibina selama 18 tahun terakhir. Ia bersyukur anak-anak mendukung penuh apa pun pilihannya.

"Support full, anak-anak support full. Amin," pungkas Andre Taulany.

Infografis Journal_Sejumlah Fakta Angka Perceraian di Indonesia (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya