Inter Milan Siap Lepas Beknya: Performa Menurun Akibat Cedera dan Kesalahan di Lapangan Jadi Alasan

Performanya belakangan mengalami penurunan akibat cedera dan kesalahan di lapangan.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 11 Agustus 2025, 13:29 WIB
Pemain Inter Milan, Benjamin Pavard, duel udara dengan pemain Juventus, Weston McKennie, pada laga pekan ke-23 Serie A 2023/2024 di Giuseppe Meazza, Senin (05/02/2024). Hasil ini membuat Inter kini kukuh di puncak klasemen dengan mengemas 57 poin dari 22 laga. (AP Photo/Antonio Calanni)

Liputan6.com, Jakarta Inter Milan dikabarkan siap melepas bek Benjamin Pavard pada bursa transfer musim panas ini. Keputusan ini diambil setelah dua musim pemain 29 tahun Prancis tersebut membela Nerazzurri.

Pavard yang datang dari Bayern Munchen pada musim panas 2023 awalnya menjadi figur penting di lini belakang Inter. Namun, performanya belakangan mengalami penurunan akibat cedera dan kesalahan di lapangan.

Menurut laporan Tuttosport, situasi ini membuat Inter mulai mencari pengganti. Sayangnya, target utama mereka, Koni De Winter dari Genoa, sudah ditelikung oleh AC Milan.


Pavard: Dari Pahlawan ke Pesakitan

Pada menit ke-61, Inter Milan berbalik unggul. Sundulan keras Benjamin Pavard gagal diantisipasi penjaga gawang Bayern Munchen, Jonas Urbig. (Isabella BONOTTO/AFP)

Saat pertama kali datang, Pavard langsung memberi dampak signifikan bagi pertahanan Inter. Ia menjadi salah satu kunci sukses tim meraih gelar Serie A dengan dominan.

Bek asal Prancis itu mengisi celah yang selama ini terasa kosong di lini belakang Nerazzurri. Kombinasi pengalaman dan kualitasnya membuat Inter sulit ditembus lawan.

Namun, musim lalu cerita berubah. Pavard kerap absen karena cedera dan melakukan beberapa kesalahan yang merugikan tim.


Bisseck Naik, Pavard Tergusur

Bek Inter Milan, Yann Bisseck berebut bola dengan pemain Lazio, Taty Castellanos pada lanjutan Serie A 2024/2025 di Giuseppe Meazza, 19 Mei 2025. (Spada//LaPresse via AP)

Absennya Pavard memberi kesempatan bagi Yann Bisseck untuk tampil reguler. Bek Jerman itu tampil solid dan kini mendapat kepercayaan penuh dari pelatih baru Cristian Chivu.

Bisseck diprediksi akan menjadi pilar pertahanan utama Inter musim depan. Kondisi ini membuat peluang bermain Pavard semakin kecil.

Faktor ini menjadi salah satu alasan Inter siap melepas Pavard, apalagi musim depan akan menjadi tahun penting jelang Piala Dunia bagi sang bek.


Masalah Harga dan Opsi Pengganti Baru

Pemain Genoa, Morten Frendrup (kiri) dan Koni De Winter (kanan) berusaha menghentikan pergerakan dari pemain Juventus, Federico Chiesa (tengah) pada laga lanjutan Liga Italia 2023/2024 di Stadion Luigi Ferraris, Genoa, Italia, Sabtu (16/12/2023) dini hari WIB. Jersey ketiga dari klub berjuluk Il Grifone tersebut didominasi dengan warna emas dengan beberapa corak merah dan biru di bagian leher dan lengannya. (AFP/Marco Bertorello)

Pavard saat ini berusia 29 tahun dan menerima gaji €5 juta per musim (sekitar Rp91,2 miliar). Selain itu, nilai amortisasinya di Inter masih €18 juta (sekitar Rp328,3 miliar).

Artinya, Inter hanya akan menjual Pavard dengan harga di atas angka tersebut. Meski tidak mudah, Nerazzurri yakin ada klub yang berminat.

Kini, Inter harus memutar otak mencari opsi pengganti lain setelah Koni De Winter segera bergabung ke AC Milan. Bursa transfer yang masih panjang memberi kesempatan, tapi pilihan semakin terbatas.

Sumber: Tuttosport, Sempre Inter

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya