Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer, Puan Harap TNI Makin Solid

Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan harapannya agar Tentara Nasional Indonesia (TNI) semakin solid dan profesional dalam menjaga pertahanan negara.

oleh Nayla ShabrinaDiterbitkan 11 Agustus 2025, 13:03 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan harapannya agar Tentara Nasional Indonesia (TNI) semakin solid dan profesional dalam menjaga pertahanan negara. (Liputan6.com/Nayla Shabrina)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan harapannya agar Tentara Nasional Indonesia (TNI) semakin solid dan profesional dalam menjaga pertahanan negara.

Pernyataan ini disampaikan Puan sampaikan saat menghadiri Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer tahun 2025 di Pusat Pendidikan Kopassus, Batujajar, Jawa Barat, Minggu 10 Agustus 2025.

Acara tersebut juga dihadiri Presiden Prabowo Subianto yang bertindak sebagai inspektur upacara, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin. Dalam rangkaian upacara, Presiden melantik Wakil Panglima TNI, para panglima pasukan elite, serta mengukuhkan sejumlah komando baru.

"Dengan pelantikan jajaran pimpinan TNI yang baru, saya berharap TNI semakin solid, profesional, dan siap menghadapi berbagai tantangan," kata Puan Maharani.

"Dalam situasi global yang semakin banyak diliputi konflik, TNI harus menjadi garda terdepan yang sigap namun tetap mengedepankan semangat perdamaian," lanjutnya.

Puan juga menekankan bahwa kekuatan militer tidak hanya diukur dari teknologi dan persenjataan, melainkan juga dari integritas dan dedikasi prajurit.

"Kita harus memastikan bahwa TNI tetap menjadi institusi yang dipercaya rakyat," ucap Puan.

Menurut mantan Menko PMK itu, DPR RI akan terus mendukung TNI melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan demi memperkuat sektor pertahanan nasional.

Puan juga memberikan apresiasi kepada para pejabat tinggi TNI yang baru dilantik.

"Selamat bertugas kepada Wakil Panglima TNI, para Pangdam, dan pimpinan komando utama. Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh dedikasi dan menjaga kehormatan TNI," pungkas Puan.

 

Prabowo Pimpin Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusdiklatsus Batujajar

Ketua DPR RI Puan Maharani bersama Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer. (Liputan6.com/Nayla Shabrina)

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer yang digelar di Pusat Pendidikan dan Latihan Khusus (Pusdiklatsus) Komando Pasukan Khusus Batujajar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu 10 Agustus 2025.

Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com dari Youtube Sekretariat Presiden, Wapres Gibran tiba terlebih dahulu pukul 08.53 WIB. Selang beberapa menit, Prabowo tiba di lokasi upacara pada pukul 08.55 WIB.

Kedatangan Presiden Prabowo disambut oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Prabowo dan Gibran kompak mengenakan baju safari bewarna cokelat muda.

Sementara itu, para pimpinan lembaga tinggi negara dan menteri Kabinet Merah Putih mengenakan baju loreng TNI. Tampak hadir Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI Sutan Najamudin, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno.

Kemudian, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Wilayah dan Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pemberdayaan Manusia Muhaimin Iskandar, Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Agama Nasaruddin Umar, hingga Sekretariat Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Upacara dimulai dengan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya, Prabowo melakukan pemeriksaan pasukan dengan menaiki mobil Maung bersama Menteri Pertahanan, Panglima TNI, dan Kapolri.

 

Prabowo Beri Gelar Jenderal Kehormatan ke Sejumlah Purnawirawan TNI

Presiden Prabowo Subianto memberikan gelar jenderal kehormatan bintang empat kepada sejumlah purnawirawan TNI dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/8/2025). (Foto: Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden).

Presiden Prabowo Subianto memberikan gelar jenderal kehormatan bintang empat kepada sejumlah purnawirawan TNI dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu 10 Agustus 2025.

Salah satu tokoh yang dianugerahi yakni, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin.

Sjafrie sebelumnya berpangkat Letnan Jenderal (Purn) dan merupakan mantan ajudan Presiden kedua RI Soeharto. Dia merupakan sahabat akrab sejak menempuh pendidikan di Akademi Militer (Akmil) Magelang.

Selain Sjafrie, Prabowo menganugerahkan gelar jenderal kehormatan kepada Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen (Purn) M. Herindra, mantan Danjen Kopassus Letjen (Purn) Agus Sutomo, mantan Menteri Penerangan Letjen (Purn) Yunus Yosfiah, dan mantan Gubernur DKI Letjen (KKO) Ali Sadikin. Dengan begitu, mereka kini bergelar Jenderak Kehormatan.

Jenderal Kehormatan ini juga pernah didapat Prabowo saat menjadi Menteri Pertahanan pada 28 Februari 2024. Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan juga mendapat gelar serupa.

Prabowo juga memberikan gelar jenderal kehormatan bintang 2 dan 3. Pemberian gelar jenderal kehormatan bintang 4, 3, dan 2 ini karena mereka dianggap berjasa dan berhasil dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Infografis Menanti Pertemuan Informal Puan Maharani dan Jokowi. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya