5 Pekerjaan Bergaji Fantastis Tanpa Gelar Sarjana

Seorang pakar karier di Resume Genius mengungkap ada lima pekerjaan dengan gaji fantastis tanpa perlu memiliki gelar Sarjana.

oleh Linda Maulina KhairunnisaDiterbitkan 10 Agustus 2025, 06:00 WIB
Ilustrasi lapangan kerja baru atau lowongan kerja (dok: by AI)

Liputan6.com, Jakarta Pada 2025, gelar sarjana bukan lagi satu-satunya jalur bagi pekerja untuk bisa mendapatkan gaji tinggi dengan tunjangan besar. Pakar Karier Resume Genius Eva Chan menjelaskan bahwa gelar asosiasi, yang biasanya ditempuh dalam 18 bulan hingga 24 bulan, dapat menjadi alternatif yang lebih cepat dan terjangkau.

"(Program ini) dirancang untuk membantu Anda mulai bekerja lebih cepat, (serta cocok bagi pencari kerja) yang ingin menghemat biaya kuliah dan waktu," kata Chan dikutip dari CNBC, Minggu (10/8/2025).

Terutama jika dipadukan dengan penunjang resume seperti magang, pengalaman klinis, atau kerja sukarela yang kerap menjadi bagian dari program ini, gelar asosiasi dapat membuka peluang menuju posisi dengan potensi penghasilan tinggi.

Resume Genius mengidentifikasi deretan pekerjaan bergaji tertinggi bagi pemegang gelar asosiasi berdasarkan data dan proyeksi Biro Statistik Tenaga Kerja. Pekerjaan dengan gaji median tahunan di bawah USD 49.500 atau sekitar (dengan estimasi kurs Rp16.400/USD) atau pertumbuhan yang diproyeksikan sangat rendah tidak dimasukkan dalam laporan tersebut.

Berikut adalah daftar pekerjaan bergelar associate dengan gaji tertinggi pada 2025, menurut Resume Genius.

1. Pengatur Lalu Lintas Udara

  • Gaji rata-rata: USD 144.580 (sekitar Rp2,35 miliar)
  • Estimasi pertumbuhan lapangan kerja (2023-2033): 3 persen

Pengatur lalu lintas udara bertanggung jawab mengatur pergerakan pesawat baik di darat maupun di udara. Posisi ini sangat cocok bagi mereka yang menyukai struktur, komunikasi intens, dan pekerjaan dengan tingkat risiko tinggi, serta memiliki kemampuan kesadaran spasial yang kuat, kata Chan. Selain itu, posisi ini menawarkan paket tunjangan federal yang lengkap, meliputi perencanaan pensiun dan asuransi kesehatan.

Calon pengatur lalu lintas udara harus merupakan warga negara Amerika Serikat yang mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan jelas agar dapat dipahami oleh sistem kontrol. Mereka juga wajib berusia maksimal 30 tahun saat mulai bekerja, karena batas pensiun bagi profesi ini adalah 56 tahun, menurut Administrasi Penerbangan Federal (FAA).

Untuk menjadi pengatur lalu lintas udara, Anda harus lulus tes pra-kerja FAA, termasuk Baterai Penilaian Keterampilan Spesialis Pengendali Lalu Lintas Udara, serta melewati pemeriksaan medis dan keamanan. Selanjutnya, pelamar akan mengikuti pelatihan akademi yang dibiayai oleh FAA sebelum resmi bekerja, jelas Chan.

Meski proses seleksi dan pelatihan cukup ketat, pekerjaan ini merupakan “peluang yang sangat bagus” bagi pelamar kerja muda karena FAA terus mencari kandidat baru, imbuh Chan.

 

2. Teknisi Nuklir

Ilustrasi nuklir. (Foto: AFP)
  • Gaji rata-rata: USD 104.240 (sekitar Rp1,69 miliar)
  • Perkiraan pertumbuhan pekerjaan (2023-2033): -6 persen

Teknisi nuklir bekerja di ruang kendali, laboratorium, atau pembangkit listrik yang mendukung produksi energi, penelitian, serta pengelolaan limbah nuklir. Pekerjaan ini sangat teknis dan cocok bagi individu dengan kemampuan analisis yang tajam, ketelitian tinggi, serta latar belakang kuat di bidang sains dan matematika.

Memperoleh gelar associate di bidang sains nuklir, teknologi nuklir, atau disiplin terkait akan sangat mempersiapkan Anda untuk posisi ini. Setelah diterima, pelamar juga harus mengikuti pelatihan intensif untuk memahami aspek operasional dan regulasi yang kompleks, jelas Chan.

Walaupun proyeksi pertumbuhan pekerjaan untuk teknisi nuklir cenderung menurun, gaji yang ditawarkan masih tinggi, dan posisi ini dapat menjadi pintu gerbang menuju peluang karier lain dalam manajemen energi nuklir, tambah Chan.

3. Terapis Radiasi

  • Gaji rata-rata: USD 101.990 (sekitar Rp1,66 miliar)
  • Estimasi pertumbuhan lapangan kerja (2023-2033): 3 persen

Terapis radiasi bekerja dalam tim onkologi untuk memberikan perawatan bagi pasien kanker. Mereka mengoperasikan alat medis dan mendampingi pasien selama proses terapi, memberikan dukungan baik secara teknis maupun emosional.

Posisi ini sangat cocok bagi mereka yang memiliki passion di bidang kesehatan dan ingin membantu sesama, ujar Chan. Selain itu, pekerjaan ini juga sangat diminati.

Untuk meniti karier ini, selain memperoleh gelar associate di bidang terapi radiasi atau bidang kesehatan terkait, Anda juga harus mendapatkan lisensi dan sertifikasi tambahan, termasuk melewati ujian sertifikasi nasional, menurut Resume Genius. Chan menambahkan, tersedia program pembelajaran fleksibel yang menggabungkan pembelajaran daring dan rotasi tatap muka.

  

4. Teknolog Kedokteran Nuklir

4 Fungsi Kedokteran Nuklir, Bisa Lihat Fungsi Organ hingga Deteksi Penyakit Sejak Stadium Awal. Foto dibuat oleh AI.
  • Gaji rata-rata: USD 97.020 (sekitar Rp1,58 miliar)
  • Perkiraan pertumbuhan pekerjaan (2023-2033): -1 persen

Teknolog kedokteran nuklir memanfaatkan bahan radioaktif untuk mendiagnosis dan mengobati kanker serta berbagai kondisi medis lainnya. Posisi ini sangat khusus dan menggabungkan elemen perawatan kesehatan, onkologi, kardiologi, dan neurologi, ujar Chan. Profesi ini sangat cocok bagi mereka yang melek teknologi dan memiliki ketertarikan mendalam pada farmakologi serta perawatan kesehatan.

Untuk menjadi teknolog kedokteran nuklir, Anda perlu meraih gelar associate dari program teknologi kedokteran nuklir yang terakreditasi, tambah Chan.

Beberapa negara bagian juga mengharuskan adanya lisensi tambahan, termasuk lulus ujian seperti Dewan Sertifikasi Teknologi Kedokteran Nuklir atau ujian Registri Teknologi Radiolog Amerika. Anda mungkin juga harus memenuhi persyaratan pendidikan dan pelatihan lainnya, jelasnya.

5. Ahli Kesehatan Gigi

  • Gaji rata-rata: USD 94.260 (sekitar Rp1,53 miliar)
  • Perkiraan pertumbuhan pekerjaan: 9 persen

Ahli kesehatan gigi bertugas membersihkan gigi, melakukan penilaian kesehatan mulut, serta membantu pasien memahami cara merawat kesehatan gigi mereka.

Posisi ini cocok bagi mereka yang tertarik dengan perawatan gigi, pekerjaan praktis, dan senang bekerja langsung dengan orang lain, ujar Chan. Sebagai peran yang sangat sosial, ahli kesehatan gigi biasanya bekerja erat dengan dokter gigi dan staf klinik lainnya, sekaligus menjadi titik kontak utama bagi pasien.

Selain harus meraih gelar associate dalam bidang higiene gigi yang biasanya memakan waktu hampir tiga tahun karena melibatkan persyaratan laboratorium dan pembelajaran klinis, sebagian besar negara bagian juga mewajibkan ahli higiene lulus Ujian Higiene Gigi Dewan Nasional serta ujian klinis regional atau negara bagian, menurut Asosiasi Ahli Higiene Gigi Amerika.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya